Nelayan Teladas Keluhkan Jaring Trawl

MENGGALA,-Para Nelayan Tradisional,asal Dente Teladas menilai jika pengunaan jaring trawl yang kini marak digunakan oleh sejumlah nelayan,diperairan kuala teladas bakal menganggu hasil tangkap Nelayan tradisional.

Bahkan trawl yang digunakan,oleh para nelayan merugikan nelayan lainya lantaran trawl menabrak jaring nelayan rajungan.

Untuk itu para nelayan berharap Dinas Kelautan dan Perikanan pemerintah daerah dan provinsi dapat segera mengambil tindakan tegas sikapi apa yang menjadi keluhan nelayan di perairan kuala teladas.

Salah satu nelayan rajungan yang menjadi korban jaring trawl berinisial SL,maraknya nelayan yang menangkap ikan mengunakan trawl,lantaran minimnya pengawasan yang dilakukan pihak berkompeten di perairan kuala teladas.

Menurutnya keberadaan trawl,sangat merugikan para nelayan kecil,yang mengunakan alat tangkap tradisional,seperti jaring biasa,pancing.

“Semalam saya sendiri yang mengalami kerugian ulah oknum nelayan trawl, semua jaring jaring rajungan yang terpasang empat raban satu.pis sebagian rusak,dan sebagainya hilang,pada 24/08 saya yakin ini ulah jaring trawl yang biasa beraktivitas malam hari untukmenghindari petugas,”jelas Sl.(26/08)

Sementara Ali Nurdin,Nelayan rajungan Kuala teladas ini juga mengeluh akibat aktivitas nelayan trawl,yang sebabkan kerugian bagi nelayan tradisional lainya.

“Kami nelayan kecil yang mengantungkan kehidupan dari hasil tangkap,beberapa tahun ini hasil melaut minim,karena selain dangkalnya perairan,juga disebabkan banyaknya nelayan yang mengunakan Jaring Trawl,”

Dijelasjan Ali Nurdin menangkap ikan dengan mengunakan Jaring trawl,selain keberadaan merugikan nelayan kecil,juga akan berdampak menganggu berkembangnya ekosisitem,

Sebab,cara kerja trawl,bisa dikatakan luar biasa hasilnya,saat jaring ditebar kemudian diseret mengunakan kapal kekuatan besar mengelinggi perairan.

“Jaring trawl sampai kedalaman dasar perairan jangankan ikan besar,ikan yang kecil turut masuk,bahkan terumbu karang dipastikan rusak tertabrak oleh jaring trawl ini kan bahaya karena berdampak bagi keberlangsungan ekosisitem,”bebernya.

Untuk itu dirinya mewakili seluruh nelayan tradisional diperairan kuala teladas,berharap Pemerintah dapat menangkap kapal-kapal penangkap ikan yang mengunakan Jaring Trawl baik mini maupun besar.

“Harus secepatnya ditindak karena sangat merugikan kami,dan bisa merusak lingkungan kami harap secepatnya,karena jangan sampai hal ini memicu terjadinya konflik antara nelayan tradisional dan nelayan jaring trawl, “harapnya.(Fs-Murni.Ac)

Posting Terkait