Nenny Apresiasi Pemprov Rehab  SLB  

Ilustrasi Ketua Umum Dharma Pertiwi Nenny Gatot Nurmantyo. (Ist)

BANDARLAMPUNG– Ketua Umum Dharma Pertiwi Nenny Gatot Nurmantyo mengapresiasi dan berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung dan jajarannya atas dukungan dalam pelaksanaan Rehab Sekolah Luar Biasa (SLB) Dharma Bhakti Pertiwi Provinsi Lampung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang telah membantu perbaikan infrastruktur dalam pelaksanaan rehabilitas SLB Dharma Bhakti Pertiwi Provinsi Lampung”, demikian disampaikan Ketua Umum Dharma Pertiwi Nenny Gatot Nurmantyo dalam kunjungannya di SLB Dharma Bhakti Lampung, Selasa (8/5).

Lebih lanjut Nenny Gatot Nurmantyo mengatakan, SLB ini didirikan pada tahun 1986 atas kepedulian bersama antara Dharma Pertiwi dan Jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, karena banyaknya anak-anak penderita gangguan fisik dan mental di wilayah Lampung, disertai kondisi masyarakat pada waktu itu banyak yang kurang mampu untuk menyekolahkan putra putrinya ke luar wilayah.

“Dalam kurun waktu 30 tahun, tentunya kondisi SLB ini perlu dilakukan renovasi apalagi sekolah ini masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama bagi orang tua yang putra putrinya mengalami gangguan fisik dan mental, yang saat ini seluruh muridnya berjumlah 178 Siswa,” jelasnya

Menanggapi hal tersebut Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Theresia Sormin menjelaskan jajaran Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya melakukan berbagai program untuk mendukung kesejahteraan bagi para anak-anak berkebutuhan khusus tersebut.

Salah satunya dengan diberlakukannya pendidikan inklusif dan pelatihan kerja agar para penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama dalam segala aspek kehidupan termasuk dibidang ketenagakerjaan. “Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya memberikan kesejahteraan bagi para penyandang disabilitas baik dalam aspek kehidupan maupun tenaga kerja,” jelasnya.

Acara ini kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan dua prasasti karya bakti antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan PT Pertamina Persero. Prasasti Pertama di tandatangani oleh pihak Pertamina dan Aster Panglima TNI dan Prasasti Kedua yang di tandatangani oleh Ketua Umum Dharma Wanita dan Pihak Pertamina. (SC)

Posting Terkait