Ngeri, Ketahuan Nipu Pembeli Hanya Dibui 41 Hari

Bandar Lampung-Bos resto ternama lampung darlene’s steak house,  terbukti telah menjual daging wagyu palsu.  Ia dijerat dengan pasal perlindungan konsumen dan divonis penjara selama 41 hari.

Lantaran kedapatan menjual daging olahan yang tidak sesuai dengan daftar menu,  Sulantip Teja yang diketahui merupakan bos resto darlene’s steak house lampung disidangkan dan dengan dakwaan pelanggaran pasal tentang perlindungan konsumen.

Pria 82 tahun ini,  dianggap bertanggung jawab untuk daging wagyu palsu yang disajikan oleh restoran ternama di Lampung tersebut.  yang disajikan kepada konsumennya dengan tetap membandrolnya seharga wagyu yang asli.

Daging wagyu tersebut,  dalam proses penyajiannya diganti dengan bahan baku lain yaitu dengan menggunakan bahan olehan daging santori asal Australia.

Kecurangan yang dilakukan oleh resto darlene’s steak house lampung tersebut,  terendus oleh petugas dari krimsus polda lampung  saat melakukan pengecekan ke restoran milik sulantip teja di bulan november 2019 lalu.

Terdakwa dijerat oleh jaksa menggunakan pasal 62 ayat 1  junto pasal 8 ayat  1  huruf – a undang – undang nomor  8 tahun 1999  tentang perlindungan konsumen  yang sebelumnya dituntut untuk menjalani hukuman pidana penjara selama dua bulan 12 hari.

Dalam sidang kali ini, hakim menilai hal – hal yang meringankan lantaran terdakwa yang sudah berusia lanjut  dan bersikap sopan selama proses persidangan  sehingga majelis hakim memberikan putusan lebih ringan dari tuntutan  yaitu pidana penjara selama 41 hari.(Tinus)

Posting Terkait