OJK Bantah Klaim Adira Finance Soal Aturan Sistem Blokir

Kepala Bagian Pengawasan OJK Lampung Mendi Rahmadi . ist

BANDARLAMPUNG—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung membantah klaim Adira Finance yang menyebut adanya aturan biaya sistem blokir yang dibuat OJK.

“Tidak ada aturan dari OJK tentang biaya sistem blokir. Jika ada, harus ada kejelasan peraturan nomor berapa,” tegas Kepala Bagian Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB), Pasar Modal, Edukasi & Perlindungan Konsumen (EPK), Mendi Rahmadi saat ditemui di kantornya, Selasa (13/2).

Baca Juga:  Nasabah Adira Finance Pertanyakan Biaya Sistem Blokir

Nasabah Adira Finance, Sabar mengeluhkan adanya biaya sistem blokir sebesar Rp500 ribu. Perusahaan jasa pembiayaan kredit kendaraan bermotor tersebut mengklaim, biaya tersebut berdasarkan aturan yang dibuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Mendi menuturkan, kemungkinan biaya sistem blokir yang dimaksud Adira merupakan peraturan internal dari pihak lising.

“Karena masing-masing perusahaan pembiayaan memang memiliki peraturan sendiri-sendiri,” kata dia.

Baca Juga:  Nasabah Adira Finance Pertanyakan Biaya Sistem Blokir

Aturan internal ini, kata Mendi, dilakukan lising guna mengatasi persaingan usaha perusahaan sesama perusahaan jasa pembiayaan. Namun yang perlu ditekankan, biasanya peraturan itu sudah ada di dalam perjanjian awal antara pihak lising dan konsumen.(IH)

Adira Finance Aturan Sistem Blokir Kepala Bagian Pengawasan OJK Lampung Mendi Rahmadi

Posting Terkait