Oknum Disdik Paksa Beli Buku

GEDONGTATAAN-Kepala Sekolah Dasar Negeri di beberapa kecamatan di Kabupaten Pesawaran, mengeluhkan pembelian buku yang menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Lebih mirisnya lagi, pihak kepala sekolah mendapat tekanan dari oknum Dinas Pendidikan untuk membeli buku dari penerbit Erlangga dan Widia Irama dan Intan dengan menggunakan Mas Media.

Salah satu guru di Kecamatan Wayratai mengungkapkan, semua kepala sekolah di kumpulkan oleh oknum dinas dan unit pelaksana teknis (UPT) Dinas Pendidikan di Kecamatan masing-masing sekolah. Dimana dalam pertemuan tersebut seluruh kepala sekolah diarahkan agar membeli buku-buku tersebut.

“Buku-buku tersebut sebenarnya tidak bisa dipergunakan lagi, harga nya pun sangat mahal. Namun kami ditekankan oleh oknum Dinas Pendidikan dengan diharuskan mengambil buku-buku tersebut. Sedangkan sekolah saya sangat sedikit muridnya, tapi saya tetap mengambil buku tersebut,” ungkap salah satu Kepala Sekolah yang tidak mau disebutkan namanya beberapa waktu lalu.

Begitu juga yang disampaikan beberapa kepala sekolah di wilayah Kecamatan Kedondong, buku yang di beli tidak dapat di manfaatkan selain itu harganya pun sangat mahal. “Untuk pembayarannya harus melalui K3S, seharusnya kan melalui Online lebih murah, dalam perbuku harganya Rp 70 ribu sampai dengan Rp 80 ribu, saat itu buku tersebut masih menumpuk di kantor Uptd Kedondong,” ungkapnya.

Berdasarkan surat edaran dari Kementrian pendidikan dan Kebudayaan Direktur Jendral Pendidikan dasar dan menengah nomor, 06/D/KR/2017 tentang pembelian buku teks dasar pelajaran bagi sekolah pelaksana kurikulum 2013 tahun pelajaran 2017/2018.

1.Pemesanan buku kurikulum 2013 bagi siswa dan guru kelas 1, 1V, V11 dan X pada semester 1 tahun pelajaran 2017/2018 menggunakan dana BOS dilakukan dengan cara belanja Daring (Online Shopping) melalui laman e-katalog LKPP (Lembaga Kebijakan pengadaan barang dan jasa pemerintah). 2. Pelaksanaan belanja daring tersebut wajib dilakukan kepada penyedia dan harga yang sudah di tetapkan LKPP

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran Holisyanto ketika akan dikonfirmasi diruang kerjanya tidak berada dikantor. Begitu juga saat dihubungi melalui telpon seluler (Hp) tidak ada jawaban, walau posisi telponnya aktif begitu juga ketika di kirim Short message service (SMS) tidak ada balasan. (MH/PS)

Buku Pelajaran

Posting Terkait