Oknum Kepsek MTs Dilaporkan ke Polisi

Ilustrasi penipuan

KALIANDA-H. Yunus salah seorang oknum Kepala Sekolah MTs Ketapang yang juga seorang penghulu di Desa Ketapang Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan (Lamael), dilaporkan ke Sat Reskrim Polres setempat, Senin, (14/8). H. Yunus sendiri dilaporkan oleh empat orang korban yakni Sutihat, Samsiah, Sariah, dan Juned yang juga adalah tetanga korban.

“Awalnya sih percaya aja, soalnya kan tetangga juga, selain itu pak Yunus juga kan Kepala Sekolah di MTs Ketapang dan dia juga penghulu,” terang Sariah (52) salah seorang korban penipuan.

Baca Juga:  Dua Oknum PNS Kejari Ditangkap Pesta Sabu

Ia mengungkapkan hingga saat ini dirinya telah menyetorkan uang sebesar 15 juta rupiah kepada Yunus secara bertahap yang dibayarkan dalam tiga kali pembayaran, masing-masing pembayaran Sariah menyetorkan biaya sebesar 5 juta rupiah.

“Kalo dari empat orang ini semuanya itu sekitar 64 juta, dari tahun 2014 belum berangkat-berangkat. Janjinya bulan satu 2015 tapi sampe sekarang belum ada realisasi juga. Saya sabar tapi sampai sekarang gak berangkat berangkat,” ujarnya.

Ia berharap, uang yang telah disetorkan ke oknum Kepsek dan penghulu tersebut dapat kembali, sebab dirinya mengaku tidak memiliki uang lagi dan membutuhkan uang tersebut untuk usahanya. “Saya usahanya warung kecil, saya ini janda gak punya suami, kalo buat saya uang segitu cukup besar,” imbuh Sariah.

Baca Juga:  Relawan Sam-Ni: Hati-Hati Ada Penipuan Mengatas Namakan Samsul Hadi dan Nuzul Irsan

Sementara terlapor H. Yunus saat dikonfirmasi mengelak jika dirinya disebut melakukan penipuan terhadap keempat tersangka. Ia mengaku belum diberangkatkannya keempat calon jama’ah tersebut lantaran perusahaan agen travel bernama Faaza Group tersebut belum memiliki cukup jama’ah untuk diberangkatkan.

“Saya sudah telfon Jamanuri (agen travel Faaza Group) artinya Jamanhuri itu masih siap memberangkatkan tapi dia bilang jamaahnya belum cukup. Katanya sabar kalo mau dikembalikan uangnya. Saya siap bertanggung jawab Jamanhuri juga sudah nitip uang sebesar 10 juta nanti kalo saya udah ada akan saya transfer lagi bapak,” kata H. Yunus.

Baca Juga:  Polresta Bandarlampung Bekuk Pengedar Narkoba

Sementara Kasat Reskrim Polres Lamsel AKP Effendi mengatakan masih akan menyelidiki kasus tersebut. “Masih kita selidiki,” ujarnya. (SPC)

1,228 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Penipuan

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan