Oknum P2TP2A Lamtim Puluhan Kali Cabuli Gadis di Bawah Umur

Bandar Lampung-n-v (14) korban pelecehan seksual di bawah umur yang dilakukan kakeknya mendatangi Polda Lampung pada jumat malam untuk mencari keadilan namun kedatangan n-v bersama orang tuanya bukan untuk melaporkan perbuatan sang kakek melainkan untuk melaporkan oknum pengurus pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A) Kabupaten Lampung Timur yakni Dian Ansori yang telah mencabulinya

Bahkan menurut penuturan korban sang oknum telah lebih dari 20 kali melakukan perbuatan tersebut dirumah korban selain itu terlapor diakui korban melakukan ancaman akan membunuh korban jika memberitahu perbuatan keji itu ke orang tuanya.

Perlakuan tindak asusila ini pertama kali terjadi pada bulan januari lalu awalnya terlapor hadir untuk menjadi pendamping hukum atas kasus pelecehan seksual yang diterima korban oleh pamannya yang kini telah divonis hukuman penjara selama 13 tahun.

Namun setelah sering kali bertemu terlapor mulai berani melakukan tindakan asusila dengan iming iming akan dibiayai sekolah nya selama kurun waktu januari hingga juli korban malah dijadikan sebagai budak nafsu terlapor bahkan terlapor juga sering menawarkan teman temannya untuk meniduri korban dengan ancaman akan dibunuh jika korban memberitahu ke orang tuanya.

Tak tahan dengan perlakuan terlapor korban akhirnya memberanikan diri untuk menceritakan perlakuan tersebut ke keluarga nya menurut ayah korban bernama sugianto  n-v  tidak pernah cerita dengannya mendapatkan perlakuan asusila dirinya baru tahu perbuatan itu setelah kerabatnya datang kerumah dan menceritakannya.

Saat ini tim kuasa hukum dari LBH Bandar Lampung sedang menyiapkan beberapa bukti lainnya serta menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit.(Tomy)

 

Posting Terkait