Oknum PNS Penjual Ekstasi Divonis 16 Tahun

Ilustrasi Sidang. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung, menggelar sidang putusan perkara narkotika terhadap Jumahardi, PNS Kabupaten Way Kanan. Terdakwa mengaku sebagai anggota intelegen negara saat  menjual pil ekstaci. Akibatnya dia divonis 16 tahun  penjara.

Seorang Oknum Aparatur Sipil Negara, disidangkan di Ruang Ali Said Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang, atas perkara tindak pidana narkotika bukan tanaman, berupa pil ekstacy yang jumlah barang bukti mencapai 100 butir.

Baca Juga:  Oknum PNS Lampung Timur Edarkan Narkoba

Dalam sidang putusan yang dipimpin oleh Hakim Ketua Ismail Hidayat, majelis hakim akhirnya memberikan putusan hukuman kepada  terdakwa Jumahardi, dengan hukuman pidana selama 16 tahun kurungan penjara, dan denda 1 milyar rupiah, dengan subsidair 3 bulan penjara.

Pada sidang sebelumnya dalam pembacaan dakwaan oleh jaksa, diketahui bahwa terdakwa Jumahardi, turut melibatkan dua orang oknum TNI yang berpangkat Serda, yang ditipu oleh dirinya lantaran percaya bahwa terdakwa adalah seorang anggota badan intelejen negara yang berpangkat letkol marinir yang bernama Gusti, sehingga mereka bersedia membantu menjual pil ekstasi yang dijajakan oleh Jumahardi.

Baca Juga:  Polres Tulang Bawang Amankan Oknum PNS Pengedar Sabu

Setelah keakraban terjalin, Letkol gadungan ini meminta tolong kepada Serda Hadianto untuk memasarkan barang haram miliknya di tempat Karaole Wijaya Kusuma yang sebanyak 100 butir, yang lalu diserahkan kepada seorang koki yang mereka panggil babe, sebagai petugas penjual barang haram tersebut.

Aksi mereka ini terhenti seteleh mereka tertangkap oleh petugas gabungan yang sedang merazia lokasi tersebut, dan sesuai dengan nyanyian yang diberikan oleh Hadianto, akhirnya Jumahardi pun ikut dijemput dari rumahnya. (*)

Oknum PNS Penjual Inex

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan