Oknum Satpol PP Bandar Lampung Diduga Pungli

Oknum Satpol PP Bandar Lampung Resahkan Pedagang

Toko meuble milik Dony Irawan di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa. Foto: Istimewa

BANDAR LAMPUNG – OKNUM Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Kota Bandar Lampung mendatangi salah satu penjual perabotan, meuble, di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kamis (17/5/2018).

Kedatangan oknum Satpol PP tersebut dengan alasan pedagang meuble melanggar Perda Kota karena memasang tarub untuk berdagang.

“Kami keberatan karena kita tidak melanggar Perda. Kenapa harus mau bongkar tarub kita. Ini namanya semena-mena, menakuti pedagang, gaya-gaya preman, mau main bongkar, kalo tidak mau dibongkar harus koordinasi dengan mereka,” kata Dony Irawan selaku pemilik toko meuble yang ada di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa.

Baca Juga:  Pedagang di Trotoar Imam Bonjol Ditertibkan

Oknum Satpol PP yang diketahui berinisial As dan JR mendatangi toko perabot rumah tangga milik Dony Irawan untuk ‘berkoordinasi’.

Kedua oknum Satpol PP tersebut beralasan Dony Irawan telah menggunakan halaman gedung usaha mebelnya untuk melakukan promosi sejumlah barang seperti kursi, tempat tidur serta lemari dengan diskon hingga 70 persen.

Lucunya, sejumlah Satpol PP yang datang tersebut menawarkan jasa untuk ‘berkoordinasi’ dengan mereka.

“Bisa bayar resmi atau tidak resmi, kalo tidak resmi mereka akan bantu kepengurusannya melalui mereka,” ujar Dony.

Baca Juga:  Satpol PP Bandar Lampung Fokus Tertibkan PKL

Oknum Satpol PP tersebut, lanjut Dony, akan mengkoordinasikan dengan pimpinannya.

“Jika tidak diurus maka tarub promosi yang ada di depan gedung toko mebel ini terancam dibongkar Satpol PP,” kata Dony.

“Saya tentu keberatan alias kecewa dengan ulah oknum Satpol PP tersebut,” lanjutnya.

Donny Irawan yang merupakan mantan anggota DPRD Provinsi Lampung ini pun menanyakan alasan Satpol PP menyuruh untuk membongkar tarub.

“Saya tidak mengganggu trotoar dan tidak menggangu jalan umum, semua berdiri di dalam pekarangan, kenapa harus mau dibongkar,” katanya.

Baca Juga:  Satpol PP Bandar Lampung Fokus Tertibkan PKL

Namun oknum Satpol PP tersebut tidak dapat menjawab protes yang disampaikan Dony, hingga akhirnya oknum petugas Pol PP pamit.

“Ini gaya-gaya preman, kalo mau menertibkan semua jalur pertokoan tertibkan. Semua tidak ada pengecualian, apalagi ada biaya ‘koordinasi’ boleh resmi boleh tidak resmi, ini namanya pungli,” tegasnya.

Dony Irawan berharap Wali Kota Bandar Lampung mau menertibkan ulah kedua oknum Satpol PP yang telah meresahkan pedagang. (*)

881 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Dony Irawan Satpol PP Bandar Lampung

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan