Omega Minta RSUD Menggala Berubah Nama

Ketua Omega,Sahmundaris

MENGGALA,Persaudaraan Orang Tulang Bawang (OMEGA) yang berdomisili di Jakarta meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Menganti nama Rumah Sakit Umum Daerah Menggala (RSUDM) menjadi RSUD Cholid Badri.

Peryataan tersebut diungkapkan langsung oleh ketua Omega Sahmundaris dihadapan Bupati Winarti dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam kegiatan tabur 100,ribu benih ikan dan Normalisasi di Way Tulang Bawang.

Kegiatan yang di Pelopori oleh Omega berpusat di Tangga Raja Menggala dihadiri oleh Gubernur Arinal Djunaidi,Bupati dan Wakil Bupati Winarti-Hendriwansyah,DPR RI Hanan A Rozak,ketua DPRD dan Jajaranya,ketua LAMPT Abdurachman Sarbini (Mance) serta rombongan Omega.

Menurut Sahmundaris usulan permintaan pergantian nama RSUD Menggala menjadi RSUD Cholid Badri dilatar belakanggi oleh kesepakatan para warga Omega untuk memberikan penghargaan kepada seseorang yang telah memperjuangkan keberadaan RSUD Menggala.

“RSUD Menggala sudah ada sejak puluhan tahun silam pada era kepemimpinan Abdurachman Sarbini,Dulu yang banyak jasa memperjuangkan berdirinya RSUD Menggala adalah Prof Cholid Badri,beliau sangat getol,tidak peduli siang maupun malam loby sana sini tujuanya hanya satu yakni Tulang Bawang harus punya rumah sakit,alhadulillah apa yang diperjuangkan beliau membuahkan hasil yang baik untuk seluruh masyarakat Tulang Bawang,”urainya.

Diceritakan Sahmundaris,melihat getolnya Cholid Badri memperjuangkan keberadaan RSUD Menggala,Ia dan rekan-rekan sesama Omega pernah bincang santai mempertanyakan perihal tersebut kepada Cholid.

Awalnya lanjut Sahmundaris berbagai pertanyaan mereka sama sekali tidak digubris oleh Cholid,malahan Ia (cholid red) meminta saran masukan agar tembus terkait misinya membangun rumah sakit melalui Pemerintah pusat.

Mungkin sambungnya karena desakan dengan pertanyaan yang selalu dilontarkan oleh kawan-kawan Omega,beliau akhirnya menjawab.

“Saat itu dengan nada agak tinggi beliau berkata Tulang Bawang adalah tanah kelahiran kita,semua yang berada disana merupakan sanak saudara jadi wajib bagi kita Omega untuk mendorong dan membantu agar apa yang menjadi keinginan dapat terwujud,keberadaan rumah sakit sangat penting bukan untuk saya pribadi atau satu atau dua orang melainkan untuk kepentingan semua orang,”ucapnya menirukan peryataan cholid.

Oleh sebab itulah kata Sahmundaris,sebagai bentuk Apresiasi terhadap apa yang telah diperjuangkan oleh Cholid Badri maka sepantasnya nama RSUD Menggala diganti menjadi RSUD Cholid Badri.

“Kita tidak boleh Kacang Lupa Kulitnya,sejarah harus selalu di ingat dan dikenang,dengan memberikan nama RSUD Menggala Menjadi RSUD Cholid Badri artinya kita menghargai hasil perjuangan seseorang dan dengan mengukir nama Cholid Badri di RSUD maka para generasi akan mengetahui historis awal mula berdirinya RSUD Menggala,”pungkasnya.(Fs-Murni)

Posting Terkait