Outsourching KPU Persoalkan Rekrutmen

GEDONGTATAAN,-Tak adanya keterbukaan dalam rekrutmen tenaga pendukung outsourching di KPU Pesawaran, salah seorang pegawai KPU setempat menyesalkan kejadian tersebut.

Narasumber yang enggan disebutkan namanya tersebut mengatakan bahwa setelah dibukanya penerimaan tenaga pendukung tersebut, ia memasukkan berkas lamaran untuk saudaranya untuk menjadi tenaga pendukung outsourching.

“Tetapi tiba tiba, sudah ada lima nama yang keluar menjadi tenaga pendukung di KPU Pesawaran. Ya saya menyesalkan saja, karena inikan untuk semua orang yang ingin menjadi bagian dalam Pilgub di 2018 nanti, tetapi tau-tau namanya sudah ada,” kata dia.

Seharusnya,  kata dia,  jika ada penerimaan seperti itu,  diberikan pengumuman minimal di papan pemberitahuan di Kantor KPU setempat,  tetapi, nyatanya itupun tak ada.

“Saya juga kerja di KPU,  tapi enggak pernah liat ada pengumuman, menurut saya keterbukaan di KPU masih kurang,” ucap Narasumber tersebut.

Sementara itu, Ketua KPU Pesawaran menjelaskan bahwa sudah dibuka sejak September lalu, tetapi baru bisa dilaksanakan verifikasinya pada awal Oktober, dan lima orang tersebut sudah memiliki SK.

Ditanyakan terkait prosedur dalam rekrutmen tenaga pendukung outshorsing tersebut,  Aminudin menuturkan,  hal tersebut merupakan kebijakan masing – masing dari KPU kabupaten/kota, dengan kriteria tenaga pendukung minimal berpendidikan D3 dan menguasai IT atau mampu mengoperasikan komputer.

“Setelah dibuka,  ada 6 orang yang mendaftar,  dan 5 diterima, di tes langsung bekerja kemudian interview,” jelas dia.

Disisi lain,  Linawati Komisioner KPU yang membidangi rekrutmen tenaga pendukung outshorsing KPU tersebut menjelaskan, ada tujuh orang pendaftar dan lima diantaranya lolos dan sudah bekerja sejak awal bulan Oktober.

“Sebenarnya rekrutmennya di Agustus,  dan September sudah mulai bekerja,  tetapi dengan keterbatasan waktu dan lainnya, dilaksanakan di September lalu, dan lima tenaga pendukung tersebut bekerja di awal Oktober,” tuturnya.

Kemudian,  jelas dia, pemberitahuan dalam rekrutmen tenaga pendukung hanya melalui papan pemberitahuan di Kantor KPU tak menggunakan website.

“Ya pemberitahuannya hanya melalui papan pemberitahuan, dan mulut ke mulut, karena hanya lima orang kami tak melalui website,” ucap dia. (MH/PS)

Outsourching

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan