Pajak UKM Bakal Dipangkas Jadi 0,5%

ist

BANTEN—Presiden Joko Widodo menghadiri acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Tangerang, Banten, Rabu (7/3). Banyak hal yang disampaikan Presiden mengenai upaya pengembangan sektor UKM di Indonesia salah satunya mengenai pajak.

Jokowi menanggapi soal pro kontra ditetapkannya besaran pajak UKM 1% yang dinilai kebesaran. Pemerintah pun masih mengkaji kemungkinan untuk memangkas pajak dari 1% menjadi hanya 0,5%.

“Insyaallah pada akhir bulan ini, akan diturunkan dari 1% menjadi 0,5%. Saya kemarin sebetulnya menawar 0,25 persen, tapi Menteri Keuangan bersikeras,” tutur Presiden.

Mengenai kredit usaha rakyat (KUR), pemerintah telah melakukan pemangkasan bunga KUR. Dari sebelumnya diangka 22% menjadi 9%.

“Tahun ini telah disampaikan agar  masuk dalam angka bunga kredit 7%,” kata Jokowi.

Presiden menambahkan, selain dilakukan pemangkasan bunga kredit, pemerintah juga akan menambah jumlah plafon pinjaman yang diberikan.

Presiden menyampaikan bahwa sekarang ini pemerintah telah memulai di beberapa pondok pesantren (ponpes) untuk dibangun bank wakaf mikro dengan biaya administrasi hanya 2%.

“Tetapi volumenya memang tidak banyak, 1 bank wakaf mikro hanya memiliki modal kurang lebih enam sampai Rp8 miliar. Tetapi untuk sebuah pondok pesantren, lingkungan pondok pesantren yang memiliki komunitas bisnis, saya lebih dari cukup,” tutur Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga telah melihat kiprah HIPMI dengan program HIPMI go to campus dan HIPMI go to school yang memberikan dorongan bagi SMK/SMA dan juga kampus untuk tidak hanya berorientasi kepada hal yang bersifat politik, tapi juga pada masalah ekonomi.

“Saya sangat mendukung sekali dan silakan ini bisa bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bisa bekerja sama dengan kementerian-kementerian yang lain sehingga dorongan untuk memperbesar persentase pengusaha yang ada di negara kita ini akan semakin baik,” tambah Presiden.(*)

Pajak UKM PAJAK UKM 1%

Posting Terkait