Panitia Pilkades Desa Fajar Baru di Somasi

Ilustrasi Pilkades

Pilkades Serentak yang ada di Kabupaten Lampung Selatan dibeberapa Media Berita mulai terdengar banyak memiliki masalah, bahkan ada yang sudah didaftarkan di Pengadilan Negeri Kabupaten Lamsel.

Didesa Fajar Baru Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan tahun 2019 ini juga harus mengadakan Pilkades, sejak tanggal 1 April 2019 telah memulai beberapa Tahapan Pilkades dan dari 8 peserta Balonkades setelah diadakan pembobotan dikecamatan Jati Agung hingga malam hari. Tercatat, lolos  5 Calonkades Fajar Baru periode 2019 -2024 yang berhak ikut pilkades juni 2019.

Salah seorang peserta balonkades Bapak Hi. Adnan Malik, SE. MM justru melayangkan somasi kepada panitia Pilkades. Ia melihat beberapa kejanggalan dalam tahapan pemilihan kepala desa ini.

“Bahwa saya tidak lolos masuk PILKADES yah tidak apa-apa, akan tetapi seharusnya Panitia Pilkades dan team Otda kabupaten Lampung Selatan memiliki peraturan yang jelas dan S.O.P yang benar didalam tahapan pilkades. Saat ini saya mengirimkan Surat Somasi ke 2 kepada Panitia pilkades tingkat desa, ke kecamatan jati agung dan ke team otda lampung selatan, dimana ada beberapa hal yang ingin saya minta tanggung jawab kebenaran hal yang menurut saya dan pengacara saya tidak benar, seperti :

Baca Juga:  Caibucai Pilkades Muarajaya

1. Team panitia menyatakan membuka pendaftaran peserta dan penyerahan berkas peserta pilkades dari tanggal 1 – 10 april 2019 jam 07.00 sampai jam 14.00, akan tetapi kenapa ada 2 peserta yang mendaftar dan menyerahkan berkas ada hari terakhir sampai pukul 20.00. Apakah panitia ini yang namanya team panitia melawan peraturan yang ditetapkan secara sendirinya.
2. Didalam seleksi balonkades ada kejanggalan dengan pemunduran waktu yang semau-mau tidak sesuai jadwal yang ditetapkan panitia dan team otda, dimana diduga ada persekongkolan yang tidak baik dan benar.
3. Didalam penilaian pembobotan team panitia pembobotan membuat berita acara yang diduga tidak sesuai dan benar juga didalam penilaian pengalam kerja dibidang pemerintahan diduga ada yang seharusnya peserta tidak mendapat nilai akan tetapi dinilai 10 dengan alasan yang belum bisa dipertanggung jawabkan sebagaiman perbub yang ada.
Dan masih bahyak lagi yang saya minta kejelasan dan pertanggung jawaban kebenarannya dari pihak Otda dan panitia pilkades didalam surat somasi 2, ujar pak Hi. ADNAN MALIK, SE.MM.

Baca Juga:  Kades Incumbent Harus Bebas Temuan

Bahkan bapak Hi. Adnan Malik SE.MM. menjelaskan, Ia dan team LBH Pengacara nya bermaksud menunggu sampai hari RABU 22 Mei 2019 batasan jawaban dari surat Somasi 2.

Selanjutnya, Bapak Adnan Malik beserta team pengacara akan melanjutkan pendaftaran perkara ke PTUN bahkan sampai ke MK Pusat Jakarta demi tegaknya kebenaran dan pembelajaran mekanisme dan prosedural yang benar didalam Setiap Tahapan PILKADES.”

Baca Juga:  Kelebihan Suara Tunda Kemenangan Yusvalian

Ditempat terpisah, Ketua Panitia Pilkades desa Fajar Baru Bapak Solihein saat dikonfirmasi menjelaskan akan mengambil langkah persuasif terhadap Bapak Adnan Malik dengan jalan musyawarah mufakat.

“Bahwa setelah jawaban somasi 1 maka benar adanya bapak Adnan Malik memberikan surat Somasi ke 2 dan rencananya ins sha allah besok hari rabu tanggal 22 mei 2019 Panitia Pilkades beserta ibu Camat dan Team otda akan bermusyawarah dengan bapak Adnan Malik,”ujar Solihein.

Masyarakat desa fajar baru berharap agar semua tahapan pilkades dapat berjalan dengan baik dan benar serta bisa transfaran agar pembangunan desa dapat terus berjalan. (#)

Pilkades Pilkades Fajar Baru

Posting Terkait