Pansus Money Politics Ungkit Anggaran Pilgub

BANDARLAMPUNG – Panitia Khusus (pansus) Money Politics DPRD Lampung akan mendalami penggunaan anggaran dari lembaga penyelenggara pemilu saat rangka menyambut pesta demokrasi lima tahunan tingkat provinsi pada 27 Juni 2018 lalu.

“Kita juga sudah menyetujui anggaran yang cukup besar. Bayangkan saja hampir setengah triliun yang telah digelontorkan. Kemudian kalau ini digunakan dan  tidak ada perbaikan, lalu apa bedanya dengan periode lalu yang anggarannya tidak sebesar ini,” kata Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal, Rabu (11/7/2018).

“Kita bisa melihat dari jumlah partisipasi pemilih. Ada kenaikan tidak dari periode sebelumnya. Ternyata malah menurun kan. Oleh karena itu, ini akan kita gali secara komprehensif dan menyeluruh,” ucapnya.

Selain itu, langkah ini juga untuk melihat seberapa jauh efektivitas para lembaga penyelenggara pemilu dalam melakukan pengawasan. “Misalnya saja, kalau lebih banyak masyarakat yang melaporkan, lalu kerjanya para penyelenggara pemilu ini apa, ini yang kita pertanyakan. Sementara kita telah menggelontorkan anggaran yang banyak,” ucapnya.

Hal ini bisa menjadi proses perbaikan agar periode kedepan penyelenggaraan pesta demokrasi bisa menjadi lebih baik lagi.

Apabila ditemukan tidak adanya kesesuaian dengan tupoksinya, maka hal ini akan menjadi bahan rekomendasi dari lembaga wakil rakyat ke lembaga yang lebih tinggi untuk melakukan perbaikan. “Apakah perbaikan sistem atau Sumber Daya Manusia (SDM), apakah dananya yang kurang, kan seperti itu,” ucapnya.

Oleh karena itu, ia meminta Pansus untuk mendalami besarnya anggaran yang  telah digelontorkan dengan menurunnya jumlah partisipasi pemilih.“Apakah proses pendataannya yang kurang atau apakah jumlah penduduk Lampung  menurun atau ada hal lainnya,” ujarnya.(*)

1,090 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Pansus Money Politics Ungkit Anggaran Pilgub

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan