Panwascam Diminta Netral

BANDARLAMPUNG, – Pengamat Politik Universitas Lampung Yusdianto meminta Bawaslu memberikan atensi agar Panwascam di 15 kabupaten/kota yang dilantik pada Jumat (10/11) harus netral, profesional dan berintegritas.

“Jajaran Panwas juga jangan tidak tebang pilih dalam menegakkan peraturan. Jika ketahuan tebang pilih untuk menindak, Hal itu menunjukan tidak ketegasan panwascam,” katanya, Kamis (9/11).

Anggota Panwascam 15 kabupaten/Kota se-Lampung yang melanggar sumpah jabatan, maka harus mundur dari keanggotaan. Karena, tugas Panwascam mengawasi tahapan penyelenggaraan pemilihan, pemutahiran data, kampanye, pendistribusian logistik, dan katanya sampai masuk pada tahapan penghitungan suara.

Baca Juga:  Lurah Negeri Olok Gading Mangkir Dari Panwascam

“Olehnya karena itu Panwaslu di tingkat kabupaten, sangat berharap kepada anggota Panwascam yang baru dilantik untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya di wilayah kecamatan masing-masing dan tidak terpengaruh kepada kepentingan siapapun, artinya ketika menjalankan tugas ini betul- betul memperhatikan yang telah diamanatkan oleh UU,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Lampung Adek Asya’ri menegaskan agar jajaran panwascam di 15 kabupaten/kota se-Lampung bisa bekerja secara  maksimal dalam mengawasi jalannya ajang pesta demokrasi lima tahunan ini.

Baca Juga:  Panwaslu Gelar Tes Tertulis Panwascam

“Setiap kecamatan tedapat tiga anggota Panwascam, kemudian nanti harus membentuk pengawas pemilu lapangan di tingkat kelurahan,” ucapnya.

“Hal ini merupakan amanat Undang –undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum lembaran negara republik Indonesia tahun 2017 nomor 182,  tambahan lembaran negara RI nomor 6109 dan sesuai dengan amanat pasal 132 ayat 5 Undang – undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang berisikan bahwa tata acara seleksi dan pemilihan calon anggota panwas pemilihan kecamatan diatur dalam peraturan Bawaslu,” pungkasnya. (TM )

Panwascam

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan