Panwaslu Harus Perbaiki Demokrasi

KOTABUMI,-Panitia Pengawas Pemilu Lampung Utara (Panwaslu Lampura) melantik 68 anggota Panwas kecamatan di Aula Hotel Cahaya Kotabumi, Jumat (10/11) sekitar pukul 14.30 WIB.

Para anggota Panwascam yang baru dilantik ini akan bertugas untuk mengawasi pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Pemilihan Bupa‎ti dan Wakil Bupati Lampung Utara 2018.

“Panwaslu harus mampu memberikan kontribusi terhadap perbaikan sistem demokrasi di negeri ini. Jadi, mari bersama – sama menyukseskan pelaksanaan Pemilu mendatang,” kata Ketua Panwaslu Lampura Zainal Bachtiar mengambil sumpah ke-68 anggota Panwascam.

Zainal menuturkan, tugas panjang telah menanti para anggota Panwascam yang baru saja dilantik ‎ini. Mereka akan bertugas untuk mengawasi pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada tahun 2018 mendatang.

Baca Juga:  Panwaslu Bandar Lampung Klarifikasi Status ASN Cik Raden

“Selamat atas pelantikan saudara – saudara. Bekerjalah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta tetap menjunjung tinggi aturan,” terangnya.

Di tempat sama, Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah mengatakan, ke-68 anggota Panwascam ini tak hanya bertugas mengawasi pelaksanaan Pilgub dan Pilbup, tapi juga akan mengawasi pelaksanaan Pemilihan Presiden pada tahun 2019 mendatang.

“Nanti, akan ada dua surat keputusan (SK) untuk rekan – rekan Panwascam. ‎Satu untuk Pilgub dan Pilbup, dan satu lagi untuk Pemilu nasional. SK untuk Pemilu nasional akan diberikan usai pelaksanaan Pilgub/Pilbup usai,” jelas dia.

Baca Juga:  Panwaslu Telusuri Dugaan Pelanggaran Agung Ilmu Mangkunegara

‎Perempuan berjilbab ini menuturkan, sejatinya, jumlah anggota Panwascam Lampura yang dilantik berjumlah 69 orang. Tetapi, satu orang di antaranya belum dapat mengikuti pelantikan karena masih dalam tahap verifikasi. Satu orang itu terindikasi terlibat dengan partai politik.

“Kami tentu tidak happy (bahagia) karena satu rekan kita belum dapat mengikuti pelantikan karena masih dalam tahap verifikasi (apakah indikasi itu benar atau tidak)” paparnya.

Baca Juga:  Lagi… ASN Pemkot Bandar Lampung Langgar Kode Etik PNS

Menurut ‎Fatikhatul Khoiriyah‎, ujian pertama yang harus dilalui oleh setiap anggota Panwascam ialah pemilihan Ketua Panwascam di kecamatannya masing – masing. Jangan sampai pemilihan Ketua Panwascam dapat membuat hubungan mereka (tiga komisioner Panwascam) menjadi tak harmonis.

“Meski menjadi ketua tapi setiap kebijakan yang diambil harus melalui rapat pleno dengan seluruh komisioner karena Panwascam itu sifatnya kolektif – kolegial,” ‎urai dia.

Terlihat hadir dalam pelantikan Kapolres AKBP Eka Mulyana, dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah lainnya.‎(ri/iv)

995 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Panwaslu

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan