Parosil Hadiri Konfrensi PWI

(ist)

LIWA – Bupati Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus membuka konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lambar di Aula Kantor Kemenag Liwa, Kamis (19/7/2018).

“PWI adalah organisasi profesi tempat bernaungnya para insan pers dalam menjalankan profesinya yang penuh dengan tantangan dan resiko tapi mulia karena bersandar pada upaya menyampaikan, menyebarluaskan, dan mengkomunikasikan kebenaran, kepada masyarakat,” kata bupati.

Tanpa kerja sama kalangan pers, maka pelaksanaan pembangunan akan berjalan biasa – biasa saja. ”Sementara kita menginginkan laju pembangunan bergerak dengan cepat dan berlangsung secara sehat dan dinamis,” kata bupati.

Tentunya dukungan dan peran serta insan pers sangat besar dalam menyampaikan dan menyebarluaskan hasil-hasil dan pelaksanaan pembangunan. Tugas dan tanggung jawab dalam menginformasikan program-program pembangunan pemerintah daerah sangat diperlukan sekaligus memantapkan posisinya sebagai mitra bagi pemerintah daerah untuk mendukung suksesnya pelaksanaan program pembangunan.

Baca Juga:  Program Pemprov-Pemkab Dinilai Selaras

Wakil Ketua Bidang Organisasi Nizwar menyampaikan konferkab PWI merupakan lembaga permusyawaratan tertinggi di tingkat kabupaten atau kota setelah konferensi provinsi yang mewajibkan peraturan dasar dan peraturan rumah tangga PWI.

“Diharap konferensi ini dapat kita jadikan momentum yang sangat tepat untuk mengavaluasi tentang program yang telah dilaksanakan maupun yang belum, hal ini guna menjadi bahan untuk penyusunan program yang akan datang,” ujar Nizwar.

Berkaitan dengan penyusunan program kerja tersebut, diharapkan kepada anggota PWI yang mengikuti konferensi agar realistis dan yang terpenting adalah tepat guna bagi kelanggengan pembangunan di Lambar.

Kemudian perubahan dalam bidang teknologi informasi pun terjadi setiap saat. Hanya orang-orang yang mampu mengantisipasi dan mengikuti perkembangan serta perubahan yang akan bertahan.

Baca Juga:  PDIP Lampung Kawal Perolehan Suara Winarti

Wartawan dalam menjalani tugas profesinya harus terus berinovasi. Karena inovasi merupakan salah satu ciri profesional, selain menunjukkan komitmen dan kualitas.

Ketua PWI Lambar  Vicky Andreas F menuturkan di akhir masa jabatannya (2015-2018) masih memiliki satu tugas terakhir yang harus diselesaikan yaitu menghantarkan PWI Lambar hingga pada tingkat konferensi sebagai lembaga permusyawaratan tertinggi yang kemudian memilih dan menetapkan para kader-kader terbaik PWI Lambar untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dalam tiga tahun mendatang.

Selanjutnya, dalam perjalanannya kepengurusan PWI Lambar periode 2015-2018 sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan didirikannya PWI, salah satunya adalah dengan mengembangkan profesionalisme dan kompetensi wartawan, sehingga dapat dengan baik memberikan hak publik memperoleh informasi yang tepat, akurat, dan benar.

Baca Juga:  Perindo Targetkan 300 Ribu Pemilih

Saat ini, PWI Lambar telah memiliki 16 orang yang telah dinyatakan berkompeten oleh dewan pers dan PWI pusat berdasarkan hasil uji kompetensi wartawan. Pihaknya mengharapkan kedepan akan lebih banyak lagi wartawan lambar yang menyandang status kompeten.

Untuk diketahui,  Vicky Andreas F kembali terpilih sebagai ketua PWI Lambar (2018-2021) melalui aklamasi pada Konferensikab ke-V PWI Lambar dan Duta Suhanda sebagai Sekretaris serta Doni Risadi sebagai bendahara.

Turut hadir, Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Yulizar Kundo, Wakil Sekretaris Zahri Basran, Kepala Sekretariat  PWI Lampung Hermansyah Soleh, Anggota DPRD, Asisten Bidang Pemerintahan dan Perekonomian Natadjudin Amran, Forkopimda,  beberapa Kepala OPD serta insan pers.(FB)

2,709 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Parosil Hadiri Konfrensi PWI

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan