PDIP Jauhkan Karma & Dusta

Mingrum Gumay/Foto: Ist

BANDARLAMPUNG – Dalam rangka menyambut pilkada serentak delapan kabupaten/kota pada 2020 mendatang, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjelaskan mekanisme pengusungan calon kepala daerah.

Partai ini menginginkan sosok yang bersih dan berprestasi demi menghindari calon yang berpotensi karma dan dusta.

Sekretaris DPD PDIP Lampung, Mingrum Gumay menjelaskan, bahwa para bakal calon kepala daerah – bakal calon wakil kepala daerah harus mengikuti sistim penjaringan dan penyaringan yang kemudian disampaikan ke DPP Partai.

Baca Juga:  Netizen Lampung Sesalkan Politik Uang di Pilkada Serentak

“Persoalan kepala daerah bukan hanya menjadi persoalan PDIP saja, tetapi bagaimana membangun sinergis antara PDIP dan masyarakat pemilih di suatu tempat,” kata Mingrum, Senin (20/5).

Dia menegaskan, adanya lembaga survei independen dari DPP PDIP untuk melakukan mapping ke para calonkada yang diusung untuk mengukur tingkat elektabilitas.

“Mapping ini untuk melihat  secara geopolitik tentang suasana di masyarakat ketika PDIP mengusung salah satu pasangan calonkada dan mengetahui tingkat kearifan lokal masyarakat dan untuk mengetahui kelayakan menjadi calonkada dengan prestasi yang telah di lakukan serta tidak memiliki masalah,” tegas Mingrum. (TM)

Baca Juga:  DPD PDIP Beri Sinyal Balongub

 

PDIP Lampung Pilkada Serentak

Posting Terkait