Pedagang Daging Keluhkan Sepi Pembeli

Ilusrasi (Ist)

PANARAGAN- Sepekan setelah bulan Ramadhan, harga bahan-bahan pokok (sembako) di Pasar Dayamurni, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat‎, mulai merangkak naik.

Namun untuk harga daging sapi, kambing maupun daging ayam harganya masih standar, belum mengalami kenaikan dan penurunan yang signifikan.

Meski demikian, para pembeli dan pedagang di Pasar Dayamurni mengeluhkan, karena mereka menganggap harga tersebut tergolong tinggi, pasalnya dengan harga Rp120 ribu per kilo masih mengalami sepi pembeli.

Demikian diungkapkan pedagang daging di pasar Dayamurni, Trifa’i (42) warga Pulung Kencana, Selasa (06/-06/2017),‎ sejumlah bahan-bahan pokok yang dijual di Pasar Dayamurni mulai melonjak naik, namun untuk harga daging, baik daging Kambing maupun daging Sapi harganya tetap standar yakni Rp.120 ribu/kg.

Sementara daging ayam menjadi Rp32 ribu perkilo dari harga biasanya Rp35 ribu per kilo, salah satu pedagang daging ayam potong, Nur (35) warga Daya Asri mengatakan, bahwa ia sudah biasa dengan kenaikan dan penurunan harga, karena ada saat-saat dimana jumlah pembeli jadi meningkat.

“Harapan saya harga daging bisa turun karena dampaknya jika harga masih seperti ini, pembelinya sepi” ujarnya.

Nur juga menambahkan, bahwa untuk daging sapi lokal tahun kemarin saja mencapai kenaikan harga yang cukup tinggi, yaitu mencapai Rp130 ribu perkilonya, dia  khawatir harga daging tahun ini juga akan melonjak naik.

Lain halnya dengan pembeli, Muji (55) warga kelurahan Dayamurni dirinya mengeluhkan harga daging masih mahal. Dan ia meminta kepada pihak terkait untuk bisa menstabilkan harga, jangan sampai terlalu tinggi.

“Harapan saya pihak terkait bisa menurunkan harga daging, terlebih mendekati hari raya Idul Fitri 1438 Hijriyah nanti biasanya harga melambung tinggi” pungkasnya.(GS)

Pedagang Daging

Posting Terkait