Pejabat Sumringah Bersama Pipa Gading Gajah

Oleh: Rosid

KLEPAS klepus, sebatang dua batang bahkan sampai bungkusan rokok putih lewat dikrongkongan salah satu pejabat DPR RI ini. Celana pendek serta kaus hitam yang dikenakannya, seolah bak juragan sedang santai menikmati indahnya dunia, tanpa beban menelan asap yang keluar dari pipa gading gajah yang tentunya sudah jelas melanggar UU No 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya.

Entah apa yang ada dipikiran pejabat yang satu ini, mestinya memahami akan konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya. Nyatanya tanpa merasa berdosa dengan sengaja berpose sumringah didepan jepretan kamera.

Baca Juga:  Pemilik Gading Gajah 1,2 Meter Dibekuk

Kontan saja setelah beredarnya foto pejabat sumringah bersama Pipa Gading Gajah, membuat 7 LSM diantaranya Watala, YMHI, YFMI, LK21, Korut, Alas dan Mepel mengecam atas  kepemilikan gading gajah berukuran besar sejenis pipa yang dimiliki oleh Politisi Partai Hanura Frans Agung Nata Menggala.

Artinya dengan jelas seorang pejabat DPR RI tentunya mendukung tentang kepunahan gajah di Lampung yang sudah jelas sesuai Undang-undang Gajah dilindungi oleh negara. Apalagi yang membuat geram dari foto tersebut seolah sengaja dipamerkan,sudah barang tentu berarti seorang pejabat dianggap mendukung tentang kepunahan gajah di Lampung.

Ir. Almuhery Ali Paksi selaku korrdinator dari 7 LSM yang memprotes salah satu pejabat DPR RI kedapatan memiliki barang yang tentunya sudah jelas melanggar UU Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya.

Baca Juga:  JKEL Kritisi Anggota DPR RI Atas Kepemilikan Pipa Gading Gajah

“Barang itu enggak sembarangan,” jelas Almuhery Ali Paksi, melalui rilis yang disebar kepada awak media.

Selain itu, Ketua Watala Lampung Edi Karizal juga memprotes atas tindakan yang dilakukan oleh salah satu pejabat sumringah ini saat menghisap rokok menggunakan pipa gading gajah ini.

“Gajah itu dilindungi,” kata dia.

Di Lampung tentunya banyak gajah-gajah mati akibat perburuan liar, jadi memiliki gadingnya sekecil apapun tidak diperbolehkan, sekali lagi, jelas-jelas melanggar UU No 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya!!.

Baca Juga:  JKEL Kritisi Anggota DPR RI Atas Kepemilikan Pipa Gading Gajah

“Kan lucu kalau anggota DPR RI enggak paham,” kata dia.

Entah bagaimana nanti reaksinya jika seorang pejabat saja melegalkan hal yang barang tentu melanggar UU di negara kita NKRI. Tentunya akan menjadi suatu pertanyaan darimana barang itu didapatkan??.

Semoga apa yang menjadi perbincangan saat mendekati Idul Fitri 1438 Hijriah ini, pipa yang digunakan oleh seorang pejabat DPR RI bukan dari gading gajah, melainkan pipa buatan Cina. Wasalam (*)

Gading Gajah

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan