Pemerintah Bantu DP Rumah Hingga 40 Persen

JAKARTA—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memberi bantuan untuk pembelian 20.500 unit rumah di 2018. Bantuan ini merupakan program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahaan Kementerian PUPR Lana Winayanti menerangkan, BP2BT merupakan program kerjasama antara Kementerian PUPR dengan Bank Dunia melalui Program National Affordable Housing Program (NAHP).

NAHP terdiri dari 3 komponen yakni BP2BT dengan pinjaman US$ 215 juta, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dengan pinjaman US$ 215 juta, dan bantuan teknis dengan pinjaman US$ 20 juta.

Pada BP2BT, pemerintah akan memberikan bantuan uang muka sebesar 10-40 persen dari nilai rumah atau maksimal bantuan uang muka sebesar Rp 32,4 juta.

Sehigga, komponen dalam pembiayaan rumah ini ialah 5 persen merupakan tabungan dari MBR atau pemohon, 26 persen-39 persen dana BP2BT dari Kementerian PU-PR, dan 50 persen-80 persen kredit atau pembiayaan dari bank pelaksana.

Lana bilang, untuk program BP2BT akan memberi bantuan pada 125 ribu unit hingga 2020. Sebagai tahap awal, program ini akan dimulai pada tahun 2018 dan ditujukan untuk 20.500 unit.

384 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Berita Terkait

Leave a Comment