Pemkab Asahan Mulai Benahi Sistem Drainase

Bupati Asahan bersama Wakil Bupati Asahan meninjau langsung ke beberapa ruas jalan seperti di Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kota Kisaran Barat, sampai ke Jalan Imam Bonjol Kelurahan Kisaran Timur Kecamatan Kota Kisaran Timur/Istimewa

Fajarsumatera.co.id – Dibawah kepemimpinan Bupati Surya dan Wakil Bupati Taufik Zainal Abidin, Pemerintah Kabupaten Asahan, terus menginventarisir permasalahan untuk menemukan solusi.

Salah satunya masalah yang dialami masyarakat khususnya yang berdomisili di Kota Kisaran adalah, beberapa ruas jalan Kota Kisaran yang tergenang air bila musim penghujan datang.

Untuk itu, Bupati Asahan bersama Wakil Bupati Asahan meninjau langsung ke beberapa ruas jalan seperti di Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kota Kisaran Barat, sampai ke Jalan Imam Bonjol Kelurahan Kisaran Timur Kecamatan Kota Kisaran Timur, pada Jumat (5/3).

Baca Juga:  Bupati Dukung Program MUI Asahan Wujudkan Masyarakat yang Religius

Dari hasil peninjauan dan keterangan masyarakat, Bupati Surya menemukan fakta bahwa genangan air yang terjadi disebabkan oleh banyak faktor dan salah satunya akibat ditutupnya lubang kontrol pembuangan air pada drainase yang ada di ruas jalan Kota Kisaran oleh masyarakat yang berdomisili di tempat tersebut.

“Saya intruksikan Kepala Dinas PUPR Tengku Adi Huzaifah untuk memperbaiki tata ruang drainase di ruas jalan Kota Kisaran, agar genangan air yang menggenang di ruas jalan setiap musim penghujan dapat teratasi,” ujar Bupati Surya,  saat melakukan peninjauan.

Baca Juga:  Bupati Surya Buka MTQ ke-52 Tingkat Kabupaten Asahan

Lebih lanjut dirinya menghimbau masyarakat untuk bersama-sama dengan pemerintah mengatasi permasalahan ini.

“Dibutuhkan kesadaran dari masyarakat yang berdomisili di Kota Kisaran untuk menjaga kebersihan serta tidak menutup secara permanen lubang kontrol pembuangan air yang telah disediakan oleh Pemerintah kabupaten Asahan,” terang Bupati Asahan.

Ia juga meminta kesadaran dari masyarakat yang telah menutup lubang kontrol pembuangan air untuk secara sukarela membongkar dan membuat kembali lubang kontrol pembuangan air di drainase tersebut.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, juga menyampaikan bahwa keberadaan lubang kontrol pembuangan air pada drainase, dapat memudahkan para petugas yang akan membersihkan saluran drainase.

Baca Juga:  Atasi Banjir, Pemkab Asahan Normalisasi Saluran Air

“Karena itu saya mohon kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan bahu membahu dengan Pemerintah dalam mewujudkan Kisaran bebas banjir,” ujar Wabup Taufik.

Sementara itu, Kadis PUPR Tengku Adi Hudzaifah, mengaku akan memberikan tanda berupa cat merah disetiap lokasi yang harus dibongkar dan dibuat kembali lubang kontrol pembuangan airnya. \

“Kepada masyarakat kami sampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan akan memberikan batas waktu dua minggu untuk membongkar dan membuat kembali lubang kontrol pembuangan air secara sukarela,” ujarnya.

“Nantinya setelah dua minggu, Dinas PUPR akan membongkar dan membuat kembali lubang kontrol pembuangan air yang belum dibongkar oleh masyarakat,” tambah dia.

 

Reporter : FS/KMF

Asahan Drainase

Posting Terkait