Pemkab Lampung Barat Rapat Persiapan Festival Kopi

Pemkab Lampung Barat Rapat Persiapan Festival Kopi

Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lampung Barat menggelar rapat terkait Festival Kopi yang akan dilaksanakan pada 21-23 Juli 2018 mendatang. Foto: Febri/Fajarsumatera.co.id

LAMPUNG BARAT – DINAS Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lampung Barat (Lambar) menggelar rapat terkait Festival Kopi yang akan dilaksanakan pada 21-23 Juli 2018 mendatang.

Rapat diselenggarakan di Pekon Kampung Rigis Jaya Kecamatan Air Hitam, Senin (16/04).

Dengan dihadiri oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Wakil Bupati Lambar Drs Mad Hasnurin, Pj Sekdakab Lambar Akmal Abdul Nasir SH, serta Kepala Dinas Perkebunan dan Perternakan Lambar Tri Umaryani.

Dalam paparannya Tri Umaryani mengatakan, rapat ini terkait persiapan Festival Kopi yang akan diselenggarakan pada tanggal 21-23 Juli 2018 mendatang.

Dengan harapan, acara itu dapat menjadi instrumen dalam mencetak pelaku dan penggiat kopi yang berhasil memuliakan komuditas kopi dan elemen pendukungnya.

“Lampung Barat itu surganya para penikmat kopi. Pemukiman elok dengan ribuan hektare kebun kopi yang menghasilkan puluhan ribu ton “Fine Robusta”. Kami berharap, acara ini juga berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan, pengetahuan, dan meluaskan jejaring bisnis para pelakunya,” ujarnya.

Rapat yang digelar di anjungan Pekon Rigis Jaya ini adalah merupakan kegiatan yang dibangun berdasarkan anggaran CSR PLN dimana ada tiga kegiatan yaitu pembangunan anjungan kopi, gapura dan coffee boon.

Ada beberapa item kegiatan untuk di anjungan yang memang belum di selesaikan, namun beriringnya waktu mudah- mudahan pada saat festival nanti akan selesai dan siap.

Festival ini seyogyanya dapat menjadi wadah dan ajang promosi wisata dan produk unggulan lokal berbasis pemberdayaan rakyat.

Juga menjadi tempat belajar, berproduksi, dan berjejaring bagi pelaku ekonomi kreatif yang kelak menjadi mitra strategis mewujudkan Lampung Barat Hebat.

“Panitia akan menggandeng semua pihak untuk menyukseskan acara ini”, imbuhnya.

Untuk diketahui bahwa kampung kopi telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Bupati Lambar Tanggal 28 Desember.

“Pekon Rigis Jaya telah ditetapkan juga sebagai kampung kopi dimana kita telah menetapkan dengan tim koordinasi kampung kopi adalah SKPD, Dinas PU, Dinas Pariwisata serta SKPD lainnya dan tentunya mudah- mudahan telah melihat dan membaca terkait apa-apa yang akan disumbangkan dalam rangka pengembangan kampung kopi ini,” ujarnya.

Lokasi ini akan dibangun di beberapa pembangunan pendukung dimana salah satu upaya untuk mendorong dan mengangkat kopi pada tahun ini akan dibangun bangunan rumah produksi KWT, beberapa bangunan seperti pengering untuk mendukung kampung kopi.

“Festival ini telah disusun oleh panitia penyelenggara dimana ketuanya adalah Pj. Sekdakab Lambar Akmal Abdul Nasir dan juga di SK mencantumkan nama dinas selaku panitia dengan pertimbangan dinas pelaksana akan memberikan masukan untuk penyempurnaan festival kopi”, terangnya.

Tentang kesiapan festival pada 21-23 Juli mendatang, akan dilaksanakan beberapa konten yaitu seminar, seremoni dan bazar kopi yang akan dilaksanakan di KRL serta puncak acara adalah panen raya kopi.

Yang nanti pada puncak acara ini jika memungkinkan akan menghadirkan pejabat penting seperti menteri, presiden maupun pejabat penting lainnya di Kampung Rigis Jaya.

Sementara itu dalam arahannya Bupati Lambar Parosil Mabsus menyampaikan, dengan harapan bahwa rakor ini akan muncul inovasi karena kita bisa langsung melihat apa yang menjadi kebutuhan, apa yang menjadi kekurangan dan apa yang harus di lakukan.

“Sukses atau tidaknya kegiatan ini tidak terlepas dari pada sarana pendukung dan harus kita sadari betul bahwa yang namanya infrastruktur jalan menuju ke lokasi ini adalah salah satu hal yang sangat penting termasuk juga situasi dan kondisinya saat ini. Siapapun yang hadir tentunya akan memiliki kesan khusus sebelum menuju lokasi tempat kegiatan,” tuturnya.

Dan yang menjadi poin penting pada diskusi ini adalah seminar dan bazar yang akan di lakansanakan di KRL ini perlu di diskusikan secara mendetail terkait jarak antara Liwa – Air Hitam yang cukup jauh, jadi peelu kembali di kaji terkait hal tersebut.

Yang menjadi target kita adalah promosi kopi masih ada waktu 3 bulanan lagi, untuk kita bisa mempersiapkan kegiatan ini dan harus yakin agar mendapatkan hasil yang memuaskan dan kita ikrarkan bersama jika kita ingin menghadirkan presiden RI Bapak Jokowi meskipun beliau tidak hadir paling tidak para kabinet kerja atau pejabat penting lainnya dapat mewakili.

“Saya juga meminta dukungan kepada semua pihak bukan hanya Pemkab saja tetapi juga kepada masyarakat di seluruh Lambar”, tutupnya. (Fb) 

221 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Festival Kopi Lampung Barat

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan