Pemkab Lampura Nonaktifkan Kadiskes

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampung Utara-Sekretaris Pemkab Lampung Utara Lekok menonaktifkan Kepala Dinas Kesehatan setempat berinisial May, lantaran berstatus tersangka korupsi Biaya Operasional Kesehatan 2017-2018 senilai Rp2,1 miliar.

Hal ini sesuai aturan bahwa ASN yang sedang berposes hukum dan menyandang status tersangka maka diberhentikan sementara hingga putusan pengadilan keluar.

Selain itu, pemkab juga akan mengutus pengacara untuk membantu menyelesaikan proses hukumnya.

Sebelumnya, Kejari Lampung Utara menetapkan May sebagai tersangka dan langsung menitipkannya ke Rutan Kelas II Kotabumi, pada Rabu petang kemarin.

Kepala Kejaksaa Negeri Lampung Utara Atik Ambar Rusmiyati menyatakan bahwa yang bersangkutan disangkakan melakukan  korupsi dana operasional Puskesmas, biaya operasional kesehatan, dan jaminan kesehatan nasional,  pada Dinas Kesehatan setempat medio 2017 hingga 2018 lalu, senilai Rp2,1 miliar.

Bahwa terdapat alokasi dana kesehatan senilai Rp12,1 miliar yang hanya mampu diserap Rp9,9 miliar. Namun, sisa anggaran tak dikembalikan seutuhnya, tapi hanya Rp26,9 juta melalui Bank Lampung. Sehingga negara berpotensi dirugikan mencapai Rp2,1 miliar lebih.(edy palay)

Posting Terkait