Pemkab Lampura Operasi Pasar Tekan Harga Beras

Beras Mahal

Ilustrasi. (net)

KOTABUMI—Pemerintah Kabupaten Lampung Utara akan melakukan operasi pasar sebagai respon dari melonjaknya harga beras medium belakangan ini. Lonjakan harga beras akhir – akhir ini mencapai 10 hingga 20 persen.

“Naiknya harga beras yang mencapai 10 hingga 20 persen menjadi perhatian serius bagi Pemkab. Inilah a‎lasan mengapa kami ingin melakukan operasi pasar,” kata Pelaksana Tugas Asisten II, Syahrizal Adhar usai menggelar rapat bersama dengan Dinas Perdagangan, Bagian Perekonomian terkait persoalan ini, Senin (15/1).

Baca Juga:  Beras Operasi Pasar Bukan untuk ASN

Sebelum merealisasikan rencana itu, ia mengatakan, ‎pihaknya akan terlebih dulu memantau kembali perkembangan harga beras di pasar. Langkah ini untuk memastikan apakah harga beras di pasaran terus menunjukan kenaikan atau malah penurunan.

“Kalau harganya masih tinggi juga, ‎operasi pasar akan segera dilakukan,” jelasnya.

Syahrizal mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Bulog Sub Divre Lampung Utara guna memastikan apakah cadangan beras yang dimiliki dapat mendukung rencana tersebut. Hasilnya, cadangan beras Pemkab yang ada di gudang Bulog mencapai 100 ton.

Baca Juga:  Wakil Gubernur Bachtiar Basri Salurkan 15 Ton Beras di Pesawaran

Kepala Dinas Perdagangan, Wan Hendri menyebutkan, beras yang mengalami kenaikan harga di pasaran terjadi pada beras dengan kualitas III. Normalnya harga beras hanya di kisaran harga Rp9.450/kg, namun kini naik menjadi Rp10.000/kg.

“Kenaikan ini terlalu tinggi dan cukup membebani warga,” kata dia.

Penyebab kenaikan harga ini, menurutnya, diperkirakan akibat keterbatasan stok beras di kalangan petani. Kondisi serupa dialami hampir ‎seluruh wilayah dan tak hanya di daerahnya. Salah satu cara untuk menekan kenaikan harga itu ialah dengan operasi pasar.

Baca Juga:  Beras Mahal, DPR Minta Bulog Libatkan Satgas Pangan

“Harga jual beras dalam operasi pasar hanya Rp9.500/kg. Kami berharap, operasi ini mampu membuat harga jadi stabil,” harapnya.(ri/iv)

Beras Mahal Operasi Pasar

Posting Terkait