Pemkab Lamsel Tuntut PT San Xiong Steel Bayar Gaji Pekerja

ist

KALIANDA–Puluhan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Nasional Federasi Serikat Buruh Karya Utama (KSN-FSBKU) mendatangi Kantor Pemkab Lampung Selatan. Kedatangan mereka terkait penutupan PT San Xiong Steel Indonesia oleh Pemkab Lampung Selatan, beberapa waktu lalu.

Menyikapi ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan berjanji memfasilitasi dan memperjuangkan hak-hak buruh PT San Xiong Steel Indonesia. Ini seiring telah ditutupnya perusahaan penghasil besi tersebut karena kerap abai terhadap keselamatan pekerja.

“Kami akan memperjuangkan hak-hak kalian. Kami tidak alergi dengan investasi, tetapi kami prihatin jika ada masyarakat Lampung Selatan yang teraniaya,” kata Wakil Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dalam audiensi dengan pekerja PT San Xiong Steel Indonesia, Senin (19/2) seperti dilansir website lampungselatankab.go.id.

Nanang menilai, pabrik penghasil besi behel itu tidak mengindahkan aturan keselamatan kerja bagi tenaga kerjanya. Banyak hal-hal yang melanggar di dalam perusahaan tersebut.

Baca Juga:  Abaikan Keselamatan Karyawan, FSBKU Lampung Kecam PT San Xiong Steel

“Yang lebih fatal ketika saya menjenguk salah seorang korban di Rumah Sakit Imanuel, Kota Bandar Lampung, ternyata luar biasa parahnya. Nah poin-poin inilah saya putuskan untuk membela para buruh PT San Xiong Steel,” tegasnya.

Meskipun statusnya telah ditutup, namun Pemkab Lamsel menegaskan perusahaan tetap berkewajiban membayarkan gaji para karyawan.

“Para pekerja harus diberikan kesejahteraan yang baik. Selama perusahaan ditutup oleh Pemkab Lamsel, PT San Xiong Steel Indonesia wajib memberikan gaji buat para pekerja,” kata dia.

Baca Juga:  Pemkab Lamsel Gelar Lomba Desa

Sekretaris Serikat Buruh PT San Xiong Steel Indonesia, Tri Antoro mengatakan, selama ini, hak-hak buruh belum mendapat perhatian serius. Dia meminta pemerintah setempat mengevaluasi keselamatan kerja bagi buruh.

“Untuk safety (keselamatan), kami minta disediakan pusat kesehatan dan ambulans. Para buruh juga meminta upah dibayarkan tanpa potongan apapun,” kata dia.

Sebelumnya, PT San Xiong Steel Indonesia yang bergerak dipeleburan besi ditutup paksa oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Penutupan paksa tersebut, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto dan Jajaran Dinas terkait diantaranya Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Lampung Selatan Thamrin, Kepala Disnaker Sahlani, Kepala Diskominfo Hendra Jaya, Kabag Pengawasan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) A.Herry, Kabag Hukum Erdanda dan Camat Katibung Sabilal.

Baca Juga:  Pemkab Lamsel Bakal Lelang Jabatan

Menurut Nanang, dari hasil sidak yang dilakukan, perusahaan tidak sesuai dalam keselamatan kerja. Perusahaan harus memberikan kesejahteraan kepada para pekerjanya. Sebab, banyak pengaduan dari pihak pekerja di perusahan tersebut kesejahteraannya kurang.(*)

Pemkab Lamsel PT San Xiong Steel

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan