Pemkab Tuba Anggarkan 300 Unit Bedah Rumah

 

MENGGALA,Melalui APBD 2020 Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Tulangbawang mengalokasikan Anggaran guna tambahan 100,Unit,Dari Bantuan APBN 200 Unit Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau lebih dikenal sebutan program Bedah Rumah.

Bupati Tulangbawang Winarti,menjelaskan total rumah masyarakat yang akan dilakukan renovasi atau pembangunan agar menjadi layak huni berjumlah 300,Unit rincian 200 Unit berasal dari bantuan APBN 2020,ditambah melalui APBD Pemkab 100,Unit untuk tahun 2020,

“Alhamdulillah total 300 ,unit bedah rumah yang diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dibeberapa kecamatan insya allah dalam waktu dekat bantuan ini akan segera direalisasikan,Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) akan direnovasi sehingga menjadi Layak Huni,”terang Winarti.(05/04).

Dijelaskan Winarti,para masyarakat yang mendapatkan bantuan Program Bantuan Bedah Rumah wajib memiliki berbagai kriteria-kriteria,seperti berpenghasilan rendah,tidak bisa melanjutkan bangunan terkendala Dana,dan diatas lahan milik sendiri.

“Itupun harus melalui usulan oleh aparatur kampung masing-masing,nantinya akan ada verifikasi tim konsultan Pusat yang turun langsung melakukan cros chek,Artinya dapat atau tidak bantuan mereka yang menentukan,karena semua usulan-usulan langsung ke pusat,”jelasnya.

Dikatakan Winarti,Program Bedah Rumah memiliki dua kriteria yakni Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya (PKRS) perbaikan kondisi hunian agar layak Huni.

“Sedangkan kriteria satu ini adalah pembongkaran bangunan atau disebut Pembangunan Rumah Baru Swadaya (PRBS) jadi hunian yang tidak layak diganti dengan bangunan hunian atau rumah baru,”ujarnya.

Winarti,yakini jika bantuan Bedah Rumah yang akan disalurkan merupakan harapan baru bagi masyarakatnya untuk peningkatan ekonomi,serta akan semakin meningkatkan rasa kebersamaan dan semangat Bergotong-Royong.

“Walaupun dengan anggaran kecil tapi dari tahun ketahun bedah rumah selalu menjadi harapan maupun impian masyarakat untuk menikmati Hunian yang layak,saya berharap kepada seluruh masyarakat yang punya kemampuan ekonomi dapat membantu
sesama warga,sehingga nantinya proses bedah rumah dapat diselesaikan dengan baik,membantu merigankan beban sesama itu kewajiban,tidak perlu mengharapkan balasan,tetapi Insya Allah apa yang kita perbuat akan mendapatkan pahala setimpal,dan kelak semua perbuatan baik akan diganjar dengan Kebajikan,”Tukasnya.(Fs-Murni).

Posting Terkait