Pemkab Tuba Sambut Baik Alih Fungsi SD Swasta

MENGGALA,-Wacana alih status dari Swasta menjadi Sekolah Negeri Lembaga Pendidikan Yayasan Hidayatul Muslimin,yang dipelopori oleh Aparatur kampung Gunung Tapa Ilir Kecamatan Gedung Meneng mendapat respon dari

Pemerintah Kabupaten Tulangbawang.

Dinas Pendidikan setempat sambut baik wacana tersebut,lantaran dinilai kelak dapat lebih meningkatkan mutu dan kualitas Pendidikan,khususnya pada Kampung Gunung Tapa Ilir.

Kadisdik Tulangbawang Ristu Irham,mengatakan bisa atau tidaknya sekolah swasta beralih status  menjadi sekolah negeri nantinya tergantung dengan penilaian Tim ferivikasi.

yang dibentuk setelah adanya permohonan untuk perubahan status dari sekolah swasta menjadi sekolah Negeri.

“Memang tidak mudah,tapi jika ada keinginan masyarakat agar sekolah swasta menjadi negeri itu hal yang sangat baik,dan kami Disdik Welcome berkewajiban memberikan dukungan sepanjang tidak menyalahi aturan,”jelas Kadisdik Ristu Irham diruang kerjanya 02/08.

Menurut Ristu sudah menjadi kewajiban progres pembangunan harus mengutamakan dunia pendidikan mengingat dunia pendidikan merupakan hal utama dalam mencapai proses kemajuan suatu bangsa.

“Apalagi kita semua kan ketahui jika Kampung Gunung Tapa Ilir ini belum punya sekolah hanya ada Yayasan Hidayatul Muslimin ini saja Apalagi yang berstatus negeri tidak ada sama sekali sampai sekarang jadi ini merupakan langkah yang baik jika ada sekolah swasta yang akan di jadikan statusnya menjadi negeri,” paparnya.

Oleh karena itu Ristu menerangkan terkait gagasan tersebut dirinya bukan saja sekedar akan memberikan dukungan penuh akan tetapi juga pihaknya sangat terbuka untuk membantu proses kelancaran agar sekolah Yayasan Hidayatul Muslimin tersebut dapat menjadi negeri.

“Tapi tentunya syarat syarat nya harus di penuhi dan di lengkapi terdahulu terkhusus mengenai status lahan dan bangunan yang ada itu harus terdahulu di hibahkan kepada pemerintah dulu dari yayasan nya barus proses menjadi negeri bisa kami laksanakan,”terangnya.

Karena Ristu menjelaskan hal utama setiap sekolah swasta Apabila akan di rubah statusnya menjadi negeri maka pihak swasta yang memiliki sekolah tersebut harus terdahulu menghibahkan lahan dan bangunan yang ada kepada pemerintah Tulangbawang.

“Jadi saya minta apabila memang gagasan dari Kepala Kampung Gunung Tapa Ilir ini memang semua pihak maka saya minta lengkapi dulu syarat syarat nya khususnya bagi pihak Yayasan Hidayatul Muslimin juga menyetujui harus koordinasi dulu baik baik dengan Kepala Kampung setempat agar semua berkas nya lengkap kalaupun memang setuju sebab asal sepanjang semua berkas lengkap akan kami proses, ” jelasnya.

Oleh karena itu Ristu menegaskan kepada semua pihak agar dapat mendukung gagasan Kepala Kampung Gunung Tapa Ilir Normansyah untuk melakukan proses Penegerian terhadap Sekolah Yayasan tersebut.

“Karena ini semua tujuan untuk mencerdaskan anak anak bangsa kita khususnya bagi siswa siswi di Kampung Gunung Tapa Ilir sebab kalau sekolah ini menjadi negeri maka semua biaya banyak di tanggung oleh pemerintah artinya ini sangat membantu, dalam arti wali murid tidak lagi terbebani adanya berbagai biaya,”urainya.

Sebelumnya Kepala Kampung Gunung Tapa Ilir Kecamatan Gedung Meneng Tulangbawang Normansyah,matangkan Persiapankan berbagai Persyaratan Adminitrasi guna memperlancar rencana Alih Status Penegerian,Yayasan Lembaga Pendidikan Hidaiyatul Muslimin.

“Ia kami aparatur kampung sedang mengkaji,permintaan lisan maupun tertulis seluruh warga masyarakat,agar dikampung kami ada Sekolah Dasar Negeri,nah dikampung kami inikan ada sebuah lembaga pendidikan swasta,dibawah naungan Yayasan jadi apa salahnya jika kita coba ajukan permohonan alih status dari swasta menjadi negeri,kami akan usahakan mudah-mudahan dikabulkan,”

Menurut Normansyah,sebelum Pandemi Covid-19, untuk mendapatkan pendidikan Tingkat Dasar Negeri masyarakatnya harus menempuh jarak puluhan kilo meter lantaran dikampung nya tidak memiliki sekolah Negeri.

“Dikampung saya ini hanya ada satu sekolah itupun sekolah swasta yang dikelola oleh pihak yayasan,sementara kalau mau sekolah negeri orang harus mengantarkan anak-anak mereka karena jarak tempatnya sangat jauh,tapi maaf bagi warga yang tidak punya kendaraan terpaksa masuk sekolah swasta ia mau gimana ga ada pilihan,”

Dikatakan Normansyah,tekad dirinya berjuang agar para warga dikampung  memperoleh tempat Pendidikan yang maju dan berkualitas ditengah-tengah masyarakat merupakan sikap dan tanggung jawab moral dirinya terhadap warganya.

Sebab Pendidikan berkualitas sangat penting bagi seluruh Anak-anak untuk memacu serta menumbuh kembangkan kecerdasan para anak sehingga kelak diharapkan Anak-anak dapat mengukir berbagai prestasi.

Apalagi,lanjut Normansyah,selain kondisi kampung sangat ketertingalan lantaran belum memiliki Sekolah Negeri sehingga hal yang wajar jika warga masyarakat mendambakanya.

“Sebagai Warga yang baik yang punya tanggung jawab terhadap warga,tentu saya harus mengakomodir apa yang menjadi harapan warga,semua sudah sepakat mendukung,hanya saja tinggal pihak yayasan saja,nanti kami akan bicarakan dan Musyawarah ulang,karena Musyawarah pertama belum sempat dibahas karena ada insiden,”

Kendati demikian sambung Normansyah pihaknya tetap mempersiapkan segala kebutuhan adminitrasi guna bahan pertimbangan Pemkab Tulangbawang terkait usulan alih status sekolah swasta menjadi negeri.

“Hampir semua persyaratan sudah disiapkan,fasilitas hibah lahan,bahkan tanda tangan dukungan masyarakat sudah lama terkumpul jadi dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang,mohon Do’a dan dukungan kawan-kawan Media agar kampung kami bisa secepatnya memiliki Sekolah Negeri,”harapnya.

(Fs-Murni.Ac)

Posting Terkait