Pemprov Gencar Promosikan Lampung Untuk Investor

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, semakin gencar untuk mempromosikan Lampung kepada investor. Terkait hal itulah, pemprov bersama pemerintah kabupaten/kota menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan diskusi panel “Peran PLN dalam Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan Guna Meningkatkan Iklim Investasi Provinsi Lampung”.
Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri, menjelaskan, dengan penandatanganan MoU tersebut, maka pemprov semakin percaya diri untuk mempromosikan potensi Lampung kepada investor.
“Di sini (Lampung) tidak ada masalah lagi dengan energi listrik. Karena itu, pemerintah harus gencar memberitahu kepada para investor untuk masuk kemari,” kata Bachtiar, di Ballroom Hotel Novotel, Bandarlampung, Selasa (31/10).
Dia melanjutkan, saat ini, Lampung sudah mandiri listrik. Pasokan dari jaringan interkoneksi juga bukan persoalan lagi. Sebab, semua daerah memang masuk dalam jaringan interkoneksi. “Karena dari dahulu interkoneksi itu dari mana-mana, di mana daerah yang lebih, maka harus membantu yang kurang,” tukasnya.
Dengan mempromosikan Lampung ke investor, maka pihaknya juga akan mengimbangi dengan mempermudah perizinan. Tapi, bukan berarti tanpa melengkapi syarat perizinan. “Mudah itu maksudnya kalau syaratnya sudah lengkap, maka bisa kami permudah. Kalau syarat belum lengkap ya tetap tak bisa,” kata dia.
Bachtiar mengaku, bahwa sebelumnya banyak perusahaan yang datang ke Lampung. Tapi, belum bisa masuk karena persoalan energi listrik. Banyak dari mereka memilih mundur lantaran pasokan listrik belum memadai. “Sekarang kami sudah optimis untuk kemajuan Lampung. Sebab, Lampung kan punya keunggulan kooperatif,” ucap Bachtiar.
Ditempat yang sama, Bupati Mesuji Khamami, menargetkan kabupaten yang dipimpinnya bisa terang benderang pada 17 Agustus 2018. Menurutnya, saat ini sudah ada 40 desa di wilayahnya telah teraliri listrik.
“Insya Allah 17 Agustus 2018, kami pencet tombol bahwa Mesuji terang benderang. Prosesnya ini berjalan terus, sekarang sedang dalam proses,” kata Khamami.
Dirinya mengaku, tiang dan gardu listrik sedang dipasang di Mesuji. Kedepannya, akan ada gardu tegangan menengah dan tegangan rendah. “Target pemasangan tiang listrik insya Allah rampung pada Desember mendatang. Sebab, semuanya terdapat sekitar 40 desa dengan 38.700 Kepala Keluarga,” singkatnya.(ZN)

2,028 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Investor

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan