Pemprov Lampung Pastikan Penataan 2 Stadion Tahun Ini Rampung

PKOR Waay Halim (ist)
BANDARLAMPUNG, FS – Pemerintah Provinsi Lampung, melalui Biro Perlengkapan, memastikan pengembangan Pusat Kegiatan Olah Raga (PKOR), di Way Halim, Bandarlampung, tahun 2017 sudah tertata pembangunannya.

Kepala Biro Pelengkapan Fauziah, mengatakan, pengembangan sarana masih harus menunggu masterplan dari Bappeda Lampung. Pengerjaannya pun akan melibatkan semua pihak, mulai dari Dinas Pemukiman dan Pengairan, Bappeda, staff ahli konsultan, hingga pemerintah daerah.

“Nanti lihat saja, akan ada tempat jogging track, jalur BMX, dan semua sarana serta fasilitas pendukung untuk olahraga. Nanti semua pihak terlibat akan sama-sama menentukan dimana titik-titik spot yang sesuai,” kata Fauziah, Kamis (23/2).

Ditanya mengenai anggaran itu sendiri, pihaknya mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Dinas Pemukiman dan Pengairan. “Kalau kami (Biro Perlengkapan) hanya menyediakan lahannya saja. Berapa luasnya, dan lain sebagainya,” tukas mantan Sekretaria Dinas Pendidikan Lampung itu.

Terkait pengelolaan dan pemeliharaan Stadion Pahoman yang saat ini sudah dipegang oleh Pemprov Lampung. Fauziah mengatakan, stadion tersebut akan dijadikan markas club sepakbola Lampung Sakti FC. “Ya mereka bermarkas disana. Untuk latihannya sendiri bebas, bisa di PKOR atau Pahoman. Fokus saat ini adalah mulai melakukan beberapa perbaikan stadion, kesemuanya tahun ini sudah dikerjakan,” ungkapnya.

Terpisah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung, memastikan penyelesaian masterplan (rencana induk) untuk memberdayakan dan meningkatkan fasilitas yang ada di dalam Pusat Kegiatan Olah Raga (PKOR) Way Halim, Bandarlampung. Di bulan April tahun 2017 ini sudah bisa terealisasi.

Hal ini sesuai dengan arahan Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, agar penataan area PKOR kembali kepada fungsinya, juga untuk memberikan kepastian kepada para pedagang yang lapaknya dibongkar beberapa waktu lalu.

Kepala Kepala Dinas Bappeda Lampung, Taufik Hidayat, mengaku, pengerjaan masterplan memang butuh sedikit waktu. Pasalnya, saat ini sedang dalam proses persiapan lelang ke jasa konsultasi.

“Proses lelangnya sendiri memakan waktu hingga satu bulan, setelahnya baru pihak konsultasi mengerjakan. Insya Allah bulan April ini sudah bisa selesai,” kata Taufik.
Dirinya melanjutkan, masterplan ini mencakup keseluruhan rencana. Seperti, rencana pembangunan ditahap-tahap berikutnya. “Nah, di dalamnya ada penataan kegiatan olah raga, bahkan nanti akan dibangun juga lapangam softball, bangun segala fasilitas untuk kegiatan, anjungan, dan lain-lain,” imbuhnya.

Dengan demikian, area PKOR Way Halim, nantinya akan kembali kepada fungsinya sedia kala. Artinya, bukan hanya sebagai pusat kebudayaan, akan tetapi menjadi tempat dimana masyarakat bisa melakukan rutinitas olahraga tanpa terganggu oleh para pedagang disekitar.(ZN) 

362 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Berita Terkait

Leave a Comment