Pemprov Lampung Perbaiki Jalan, Baliho Mustafa Numpang Eksis

Baliho Ketua Partai NasDem Lampung, Mustafa(ist)

BANDARLAMPUNG – Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Lampung sekaligus  Bupati Lampung Tengah, Mustafa diduga melakukan pembohongan publik melalui baliho ucapan terima kasih mengatasnamakan warga dengan mengklaim hasil pembangunan pemerintah provinsi guna menarik perhatian masyarakat menjelang pilgub 2018 mendatang.

Baliho dengan mengatasnamakan masyarakat Seputih Mataram, Lamteng yang bertuliskan “Terima kasih bapak bupati Lampung Tengah. Sudah empat tahun jalan provinsi ini tidak diperbaiki, kini atas andil bapak bupati Lamteng mendorong dan memfasilitasi ke pemerintah pusat akhirnya jalan ini telah diperbaiki melalui pemerintah provinsi Lampung,”.

Baca Juga:  KPK Sambangi Lampung Supervisi Satuan Kerja Pemprov

“Sebaiknya pak Mustafa melakukan klarifikasi agar tidak memperkeruh keadaan,” Kata Pengamat Politik Unila, Yusdianto, Rabu (23/8).

Pencitraan yang dilakukan oleh bupati Lampung Tengah ini telah memperkeruh situasi antar sesama balonkada yang maju mengikuti perhelatan konstelasi politik lima tahunan tingkat provinsi ini.

”Kita berharap mereka jujur dan saling menghormati saat melakukan beberapa pola pencitraan,” tegasnya.

Ia mengimbau agar tim balonkada mendorong agar situasi selalu kondusif menjelang pilgub mendatang dengan mengedepankan pencitraan yang mengundang simpati semua pihak.

Baca Juga:  Pemprov Lampung dan BPS Pacu Pertumbuhan Investasi

”Mari berkampanye secara santun dan melakukan kebijakan secara bijaksana. Kalau mau melakukan pencitraan itu, sebaiknya kepala daerah dapat mengundang simpati semua pihak, bukan mengundang konflik semua pihak,” ujarnya.

“Saat ini kalau saya melihatnya, banyak muncul beberapa bentuk pencitraan yang berdampak memperkeruh situasi,” tegasnya.

Kepala daerah berkewajiban untuk membangun dan memajukan daerah yang dipimpinnya dan saling bersinergi antara pemerintah kabupaten/kota dengan provinsi.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Fokus Benahi TNWK dan Tahura

”Semestinya  tidak ada kepala daerah mengatakan saya yang bertanggung jawab, turut andil juga dalam melakukan pembangunan. Apakah dia gubernur atau Bupati/Walikota memang berkewajiban melakukan pembangunan demi kemajuan Bumi Ruwa Jurai,” jelasnya.

Ia berharap, Kepala daerah agar dapat memberi contoh suri tauladan yang baik kepada masyarakat dengan mempublikasikan hasil pembangunan.

”Jangan ada lagi yang klaim sana, klaim sini. Karena tugas pemimpin itu sama bertujuan melakukan pembangunan,” pungkasnya. (TM)

 

3,668 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Jalan Provinsi Pemprov Lampung

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan