Pemprov Lampung Resmikan Gedung PLUT

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, bersama Kementerian Koperasi dan UMKM, meresmikan Gedung PLUT – KUMKM, di Lingkungan PKOR Way Halim, Bandarlampung. Peresmian ini juga dalam rangka peringatan Hari Koperasi se-Indonesia.

Dalam sambutannya, Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM, Yuana Setyowati, mengatakan, komitmen pemerintah untuk melaksanakan pemberadayaan koperasi dan UMKM akan terus berlanjut.

“Koperasi indonesia saat ini tetap konsisten dalam meningkatkan kesehjahteran masyarakat, kita akan terus mendukung program koperasi dan UMKM dengan melakukan pelatihan sebanyak 70 orang,” ujar Yuana Setyowati, Rabu (9/8).

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri, berharap agar pengelola koperasi haruslah memiliki sertifikasi standar agar koperasi berkembang. Bahkan kebanyakan koperasi hancur karena pengelola koperasinya itu sendiri.

“Untuk membangun koperasi diperlukan kebersamaan namun jelas bedirinya koperasi untuk kepntingan bersama, tanpa kebersamaan tidak mungkin kita mencapai tujuan keberhasilan, seiring berjalan waktu koperasi dapat menjadi pembangunan perekonomian Indonesia. Saya harap semangat kebersamaan dan kekeluargaan tetap terjaga agar koperasi tumbuh kuat,” jelas Bachtiar.

Seperti diketahui, koperasi yang terdata sebanyak 5.300, sedangkan yang aktif 3017 koperasi. Hal ini diharapkan dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 7.266 orang.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo, berharap dalam pidatonya, Koperasi bisa sokoguru pertumbuhan ekonomi nasional yang dapat bersaing dengan perusahaan swasta, korporasi dan perusahaan BUMN lainnya.

Jokowi meminta koperasi yang telah sukses dapat ditiru koperasi lainnya, seperti Koperasi Sidogiri di Jawa Timur yang memiliki omzet Rp 18 triliun, agar koperasi bisa ikut serta dalam persaingan sengit ekonomi global saat ini.

“Koperasi menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional 3,9 persen, saya mau itu terus ditingkatkan seperti negara Eropa, Perancis, Belanda dan Selandia Baru sebesar 18 dan 20 persen,” tutur Jokowi (12/7) lalu.

Selain itu, Jokowi juga berharap pada tahun 2018 mendatang bunga Kredit Usaha Rakyat bagi UKM dan Koperasi dapat diturunkan menjadi 7 persen. Jokowi juga menjanjikan konsensi lahan hingga 100 ribu hektar bagi pengelola koperasi dengan jaminan adanya proposal usaha yang memiliki kredibilitas.(ZN)

PLUT

Posting Terkait