Pemprov Lampung Rumuskan Harga Minimum Singkong

Singkong. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah provinsi lampung menginginkan tanaman singkong menjadi primadona bagi petani, selain memiliki segudang manfaat juga mudah dibudidayakan.

Pemerintah provinsi lampung meminta seluruh pihak untuk sama-sama memperhatikan tanaman ubi kayu tersebut.

Apalagi produksinya  terbilang cukup besar, dengan rata rata produksi 7,4 ton setiap tahun dan menyumbang 30 persen secara nasional.

Baca Juga:  Pemprov Kaji Kenaikan Harga Singkong

Dengan produksi tersebut, Pemprov menginginkan tanaman ubi kayu menjadi primadona di  lampung. Pemprov menilai ubi kayu memiliki segudang manfaat yang bisa menopang perekonomian.

Namun sejauh ini masih terdapat beberapa persoalan, bahkan ubi kayu belum secara penuh bisa mengatasi kemiskinan di lampung. Persoalan harga dan petani yang semakin minim menjadi persoalan.

Baca Juga:  Pemprov Kaji Kenaikan Harga Singkong

Pj sekretaris daerah provinsi lampung, Hamartoni Ahadis mengatakan, untuk mendukung hal tersebut, perlu adanya dorongan dan dukungan dari semua pihak.

Dengan begitu  harapan tanaman ubi kayu menjadi primadona untuk membantu perekonomian di lampung bisa terwujud.

Sementara itu, kepala badan penelitian dan pengembangan provinsi lampung, Mulyadi Irsan mengatakan, untuk mengupayakan tanaman ubi kayu primadona, dalam waktu dekat pihaknya akan  menyelesaikan persoalan di antaranya  menetapkan harga minimum ubi kayu.

Baca Juga:  Pemprov Kaji Kenaikan Harga Singkong

Untuk itu, Balitbangda provinsi lampung menggandeng semua pihak yang terkait dengan tanaman ubi kayu, Selasa pagi, menggelar focus group discussion di hotel Emersia / Bandar Lampung, untuk merumuskan arah  perkembangannya. (*)

Harga Singkong

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan