Pengangguran Tinggi Pemkot Bangga

Ilustrasi. (Ist)

BANDARLAMPUNG—Angka pengangguran di Kota Bandarlampung tergolong tinggi terlihat dari data pembuat kartu kuning di Januari – September 2016 yang mencapai 5.448. Namun anehnya, Pemerintah Kota Bandarlampung justru merasa senang dengan jumlah pengangguran yang cukup tinggi tersebut.

Tingginya angka pengangguran ini didukung data BPS Provinsi Lampung yang mencatat, perkotaan masih menjadi kantong pengangguran paling tinggi. Tingkat pengangguran terbuka mencapai 6,49 persen dibanding perdesaan yang 3,61 persen. Atau secara absolut 78.700 orang di perkotaan dibanding 110.400 orang pengangguran di pedesaan.

“Saya senang dengan tingginya jumlah pencari kerja. Sebab, kalau jumlah pencari kerja sudah pasti ada lapangan pekerjaan dan seandainya sebagian dari jumlah tersebut diterima oleh perusahaan, maka angka pengangguran di Bandarlampung akan menurun,” kata Kepala Bidang (Kabid) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Bandarlampung, Muhammad Kabul, Minggu (7/5).

Kabul menjelaskan, lulusan tingkat sekolah menengah atas (SMA) masih mendominasi untuk mencari kerja di Kota Tapis Berseri. Para pencari kerja terbanyak kedua didominasi oleh lulusan sarjana.

Menurut dia, para pencari kerja tersebut sangat antusias untuk mengurangi pengangguran di Bandarlampung dengan mendatangi kantor Disnaker Bandarlampung guna membuat kartu kuning.

“Semangat mereka sangat baik dalam mencari pekerjaan. Tetapi semua itu tergantung dari perusahaan apakah mau menerima atau tidaknya para lulusan tersebut,” ujarnya.

Pihaknya juga membuka layanan pengaduan kaum buruh yang menerima upah dari perusahaan tidak sesuai UMK. Ia mengancam akan mencabut izin usaha para perusahaan nakal yang tidak memberi upah layak sesuai UMK Bandarlampung apabila tidak mengindahkan tiga kali peringatan dari Disnaker.

Namun aduan tersebut harus bersifat resmi dengan melampirkan surat pengaduan resmi untuk diajukan ke Disnaker. (*)

195 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan