Penghina Jokowi Divonis 1,6 Tahun

Ilustrasi Sidang. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung, kembali menggelar sidang perkara pelanggaran undang-undang ITE, dengan agenda putusan dari majelis hakim, untuk terdakwa Romi Erwin Saputra pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan.

Kamis kemarin, menjadi persidangan terakhir bagi terdakwa perkara pelanggaran undang-undang ITE, yang diduga telah mengunggah hinaan terhadap Presiden RI di laman grup jejaring sosial facebook, melalui akun pribadinya.

Buruh pabrik berusia 24 tahun ini, didakwa telah melanggar pasal 45 ayat 3, dan pasal 27 ayat 3 undang-undang yang mengatur tentang informasi dan transaksi elektronik, dengan unsur penghinaan dan atau pencemaran nama baik.

Diketahui sebelumnya anak pertama dari 2 bersaudara ini, dituntut oleh jaksa dengan  pidana  2 tahun 6 bulan kurungan penjara.

Dan dalam vonis hakim yang  dipimpin oleh Hakim Ketua Syamsudin kali ini, terdakwa Romi Erwin Saputra akhirnya dijatuhi hukum lebih ringan dari tuntutan, yaitu pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan.

Sementara menanggapi putusan dari majelis hakim tersebut, terdakwa dan kuasa hukumnya bersikap pikir – pikir, dengan rentan waktu yang diberikan selama 1 minggu untuk menentukan sikap, sebelum putusan hakim tersebut menjadi berkekuatan hukum tetap. (*)

Posting Terkait