Penghina Presiden Di Medsos Berdalih Akunnya Dibajak

Ilustrasi Persidangan. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Perkara pelanggaran undang – undang ITE, yang menghina Kepala Negara di laman facebook, kembali digelar di ruang cakra Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung, kali ini sidang menghadirkan saksi yang meringankan terdakwa.

Heti Muhrizal dan M Rozali hadir dalam persidangan sebagai saksi untuk terdakwa Romi Erwin Saputra, dalam kasus pelanggaran undang – undang ITE.

Dalam sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Syamsudin kali ini, ketiga saksi mengetahui adanya pengaduan ke polisi bahwa akun facebook terdakwa  dibajak.

Laporan  tersebut  dilayangkan  3 kali, bersama  Heti pada pertengahan desember 2017 lalu, Muhrizal  awal januari 2018 dan  M Rozali pada Mei.

Pada pelaporan pertama, terdakwa sempat diminta polisi membuat video  klarifikasi, terkait  pembajakan akun facebooknya.

Meski begitu romi tetap saja dijadikan tersangka yang meningkat menjadi terdakwa pada persidangan tersebut.

Mendengar itu, majelis hakim meminta bukti surat pelaporan  polisi  dihadirkan  pada sidang berikutnya agar  tidak salah mengambil keputusan. (*)

Penghina Presiden

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan