Penilaian Dewan Pers Ditindaklanjuti Fajar Sumatera Usai Kuasa Hukum Wakil Bupati Pringsewu Layangkan Keberatan

Tindak Lanjut Penilaian Dewan Pers atas Laporan Keberatan dari Kuasa Hukum Wakil Bupati Pringsewu

Dewan Pers. Foto: Istimewa.

Fajar Sumatera – Menjawab penilaian sementara Dewan Pers Nomor 7/DP-K/I/2021, tertanggal 7 Januari 2021, yang dibuat di Jakarta.

Perkenankan redaksi Fajar Sumatera menyampaikan beberapa poin.

Pertama, kami menyetujui penilaian sementara dari Dewan Pers pada soal-soal yang berkaitan dengan prinsip keberimbangan di dalam penerbitan setiap produk pers

Kedua, kami menganggap perlu menjabarkan sejumlah fakta terkait pemberitaan berjudul “Sosok Wakil Bupati Pringsewu Terseret di Pusaran Kasus Tipu Gelap Cita Rasa Korupsi” media siber pada Fajarsumatera.co.id pada 4 November 2020 lalu.

Bahwa beragam upaya konfirmasi—belakangan berisi bantahan melalui Kuasa Hukum Wiliyus Prayietno—telah kami lakukan sebelum menayangkannya.

Yaitu melalui sambungan telepon seluler, pesan tertulis, hingga perwakilan wartawan kami di Pringsewu.

Namun, tak juga mendapat respon. Padahal yang bersangkutan berstatus pejabat publik.

Meski demikian kami tetap menghormati dan menyetujui pokok utama dari penilaian sementara Dewan Pers tadi.

Yang ketiga, sesuai pedoman media siber, kami tentu berkewajiban dan diminta untuk melakukan update terbaru atas peristiwa yang senada yang porsinya untuk memenuhi prinsip keberimbangan atau cover both side atas produk pers.

Redaksi Fajar Sumatera beberapa waktu setelah produk naik, tidak kunjung muncul sanggahan ke dapur redaksi, hingga akhirnya terbit surat dari Dewan Pers ini.

Yang keempat, kami sampaikan bahwa redaksi Fajar Sumatera sangat menjunjung tinggi prinsip cover both side atas produk pemberitaan dan mengucapkan terimakasih atas bimbingan dari Dewan Pers.

Hak Jawab

Dari sejumlah informasi yang menyebar di media siber, Fajar Sumatera mengutip hal-hal yang memiliki nilai hak jawab Wiliyus Prayietno dan sekaligus dimaksudkan untuk membantah tudingan-tudingan kepada klien saudara Wiliyus Prayietno SH. MH.

Secara garis besar, Wiliyus menyatakan penulisan isi berita yang berkait dengan kliennya bernama Fauzi selaku Wakil Bupati Pringsewu, menurutnya telah membuat framing dan menggiring opini publik.

Yang oleh Wiliyus dinilai seolah kliennya terlibat dalam dugaan tindak pidana tersebut.

Padahal dalam hal ini kliennya dianggap bukan lah sebagai terlapor, melainkan pihak lain yang secara hukum tidak ada hubungan sama sekali dalam perkara yang melibatkan sosok lain.

Atas isi berita tersebut, Wiliyus merasa kliennya telah dihakimi dan mengandung pengabaian atas azas praduga tak bersalah.

Permintaan Maaf

Redaksi Fajar Sumatera menyepakati apa yang telah disampaikan oleh Dewan Pers. Sehingganya, redaksi meminta maaf atas kealpaan ini. Terimakasih

Permintaan maaf ini berangkat dari terbitnya produk pers sebelumnya, yang dapat dibaca di sini. Juga kemudian atas keberatan Wiliyus, redaksi Fajar Sumatera akan melakukan revisi, dengan menambahkan kata diduga pada kalimat Wakil Bupati Pringsewu.

Baca di sini: Sosok Diduga Wakil Bupati Pringsewu Terseret di Pusaran Kasus Tipu Gelap ‘Citarasa’ Korupsi

Posting Terkait