Penyelenggara Ekspos Pengusutan Pelanggaran

BANDARLAMPUNG – Panitia Pengawas Pemilu (panwaslu) Waykanan, akan menyampaikan (Ekspos) hasil pemanggilan Santoso terkait dugaan melanggar aturan kampanye dengan membagikan surat yasin, tupperware dan kalender bergambar pasangan calon nomor urut 3 Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim (Nunik) di Kampung Gelombang Panjang, Kasui, beberapa waktu lalu.

“Pihak terlapor (Santoso) dan pelapor (Sujatra) sudah diverifikasi semua, kemarin dan hari ini juga. Nanti kita kaji dan di plonakan,  insya allah senin sudah ada kepastian apakah itu termaksud dalam pelanggaran administratif, pidana atau lainnya,” kata Triwana, ketua panwaslu Waykanan, Minggu (4/2).

Baca Juga:  Arinal-Nunik Tidak Sadar Aturan

Panwaslu sudah memanggil Santoso tim pemenangan pasangan calon nomor urut 3 sebagai terlapor atas dugaan pelangaran kampanye.

“Terkait dugaan pelanggaran kampanye di kampung Blambang Panjang Kasui, Way Kanan, terlapor dan beberapa saksi sudah kita panggil kemarin dan hari ini,” katanya.

Ia menjelaskan, pemanggilan Santoso dan beberapa saksi ini guna melakukan klarafikasi, apakah pembagian kalender, surat yasin, dan tuperware melanggar aturan pelanggaran kampanye.

“Sementara ini, masih kita mintai keterangan dulu, apakah yang dibagikan itu melanggar aturan kampanye atau tidak. Hasilnya nanti Senin kita plenokan,” jelas dia.

Baca Juga:  Besok, FPML Desak Bawaslu Batalkan Pencalonan Arinal Nunik

Menurutnya, jika nantinya terbukti melakukan pelanggaran aturan kampanye, sesuai dengan Pasal 26 dan 27 PKPU no 4 tahun 2017, tim pemenangan bisa dikenakan sangsi administrasi dan pidana.

“Sesuai dengan PKPU, jika terbukti melakukan pelanggaran tim pemenangan paslon Arinal-Nunik bisa dikenakan sanksi pidana hingga administratif,” katanya.

Meskipun demikian, lanjut Triwana, tim pemenangan Arinal-Nunik juga bisa lolos dari sanggaan melakukan pelanggaran kampanye.

Baca Juga:  KPU dan Bawaslu Buat Terobosan Audit Dana Kampanye Arinal-Nunik

“Santoso bisa saja tidak lolos dari sanksi, jika kalender dan tupperware yang dibagikan masyarakat nilainya tidak sampai Rp25 ribu,” kata dia.

Sebelumnya warga Kampung Gelombangpnjang, Kasui, melaporkan Santoso yang diduga anggota tim pemenangan pasangan calon gubernur – wakil gubernur nomor urut 3 ke Panwascam setempat.

Alasannya, karena Santoso diduga membagikan surat yasin, Tupperware dan kalender ke warga pengajian di kamupung Gelombang Panjang, Kasui, Way Kanan.(TM)

1,920 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Arinal-Nunik ekspos pengusutan Panwaslu Way Kanan pelanggaran pilkada

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan