Perjuangkan Nasib TKD, Fraksi DPRD Pesibar Temui Pj Bupati

Pesisir Barat- DPRD Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) sambangi Pj. Bupati untuk menyampaikan permasalahan terkait TKD yang diputus kontraknya secara sepihak oleh Pemda, Dalam rapat turut dihadiri oleh Piddinuri (Wakil Ketau I), Aliyudiem (Wakil Ketua II), Erwin Goestom(Anggota DPRD), Riza Pahlevi (Anggota DPRD), Khoiril Iswan (Anggota DPRD), Fadli Ahmadi (Anggota DPRD) perwakilan dari BPKAD dan BKD. Rabu 07/4/21.

Piddinuri, selaku Walil Ketua I memaparkan seluruh permasalahan yang ada terkait TKD kepada PJ Bupati (Bambang Sumbogo) dan memberikan harapan yang besar agar bisa mengembalikan TKD ke posisi semuala.

“Kami berharap masukan kami bisa di terima, karena ini sudah menjadi issue yang sangat luar biasa di Pesisir Barat. Permintaan kamu hanya satu yaitu kembalikan lagi ke posisi 2020.” Ucapnya.

Selain itu, Khoiril Iswan selaku Anggota DPRD Fraksi Demokrat menambahkan bahwa pengurangan TKD dilakukan ditahun 2022 dengan sistem yang benar. Yang mana harus ditentukan terlebih dahulu berapa jumlah baik Guru,tenaga medis, ataupun tenaga teknis yang lainnya yang di butuhkan.

“Persoalan ini agar tidak menjadi polemik yang perkepanjangan kita lakukan pengembalian terlebih dahulu, setelah itu di tahun 2022 terkait pengurangan kita lakukan dengan sistem yang benar, tentukan terlebih dahulu berapa jumlah Guru, tenaga medis, temaga teknis yang diperlukan sesuai dengan jenjang pendidikan dengan sistem yang jelas sehingga tidak menimbulkan kekecewaan.” Jelasnya.

Setelah DPRD memaparkan keluh kesah serta harapan TKD yang diputus kontrak, Pj Bupati akan mempelajari terlebih dahulu permasalahan yang timbul serta mencarikan jalan keluar agar tidak menimbulkan keresahan baik di pihak TKD, Eksekutif, maupun Legislatif.

” Saya akan mempelajari masalah ini terlebih dahulu, secepatnya, besok jika sempat, karena masih ada kunjungan ke Kabupaten Lampung Barat jika tidak lusa saya rapatkan dengan instansi terkait, dalam dua hari ini saya akan fokus kan pembahasan untuk masalah ini .” Tandasnya.

Dan dengan jabatan yang terisa, Pj Bupati optimis untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan dukungan DPRD yang bersinergi bisa menyelesaikan masalah TLD tersebut.

“Dengan jabatan yang tersisa, insya allah kalo kita punya niat baik dan tulus. Karena saya juga menjadi PJ ini di tugaskan untuk menjaga ketentramansalah satunya dan ketertiban masyarakat dan untuk menjaga mengendalikan ketertiban pemerintah. Mudah-mudahan dengan dukungan DPR kita bersinergi bisa menyelesaikan masalah TKD ini.” Ungkapnya.

Posting Terkait