Perki Lampung Launching Buku Kegawadaruratan

Foto: Ist

BANDARLAMPUNG — Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia ( PERKI) mengadakan symposium The 6 th Asmilam (Annual Scientific Meeting of Perki Lampung) di Ballroom Swissbell Hotel, Bandarlampung.

Ketua Pelaksana Symposium Commitee Perki Lampung dr.Terrance Ransun, Sp.JP,FIHA  menyampaikan, symposium rutin diadakan Perki Lampung yang dikenal dengan Asmilam. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengintegrasi penanganan kegawatdaruratan kardiivaskular, mulai dari neonatus hingga dewasa.

Menurut kata dr.Terrance, sasaran dalam symposium ini adalah para dokter umum yang berpraktek di instalasi gawat darurat (IGD). “Agar teman-teman (dokter) lebih memahami tata laksana dini terkait penanganan kegawatdaruratan kardiovaskular dari neonatus hingga dewasa,” tambahnya.

Simposium ini menghadirkan berbagai narasumber kompeten. Tiga di antaranya Dr. dr. Ismoyo Sunu,Sp.JP(K),FIHA,FAsCC (sebagai Pakar Vaskular Indonesia), dr. Radityo Prakoso, Sp.JP (K), FIHA, dr. Alexandre Edo Tondas, Sp.JP (K).

Dokter yang berpraktek di RSUDAM Lampung ini menjelaskan, pemaparan materi dalam symposium ini mencakup berbagai tatalaksana penanganan dini kegawatdaruratan penyakit jantung dan pembuluh darah. Baik itu pembahasan penyakit jantung bawaan, tumbuh kembang anak dengan kelainan jantung bawaan, penanganan syok kardiogenik, gagal jantung pada kehamilan, penyakit arteri perifer, gagal jantung pada kehamilan, dan pembahasan lainnya.

Untuk lebih memahami penanganan dini tentang tata laksana penyakit jantung dan pembuluh darah, Perki Lampung juga me-launching buku perdana kegawatdaruratan kardiovaskular dari neonatus hingga dewasa.

Nama-nama penulis buku tersebut adalah dr. Terrance ransum, Sp.JP,FIHA (pembahasan tentang penyakit arteri perifer dan pembahasan tentang antikoagulan pada tromboemboli vena); dr. Erwin Mulia, Sp.JP (K), FIHA (pembahasan tentang  gagal jantung akut dan tahap lanjut serta pembahasan terkait Sindrom koroner akut:kapan diperlukan tindakan intervensi).

Lalu dr. Elvi Suryati, Sp.A (pembahasan tumbuh kembang anak dengan kehamilan jantung bawaan); dr. Indi Mashfufah, Sp.JP,FIHA (pembahasan tentang gagal jantung pada kehamilan); dr. Nuka Meriedlona,Sp.JP,FIHA (pembahasan tentang tromboemboli vena: Trombosis vena dalam dan emboli paru akut, deteksi awal dan manajemen serta pembahasan tentang bagaimana membedakan nyeri dada di unit gawat darurat).

Kemudian dr. Radityo Prakoso, Sp.JP (K), FIHA (Pembahasan tentang Kegawatdaruratan pada penyakit jantung bawaan); dr. Riana Handayani, Sp.JP (K),FIHA (Pembahasan tentang Syok Kardiogenik serta pembahasan tentang UAP,NSTEMI And Stemi: Apakah Perbedaanya); serta dr. Rony Mario Candrasatria, Sp.JP,FIHA (pembahasan tentang deteksi dini penyakit jantung bawaan di layanan kesehatan primer). (*)

IDI PERKI

Posting Terkait