Perusahaan Otobus Persoalkan Tarif

Foto: Josua

BANDARLAMPUNG – Perusahaan otobus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Lampung hingga H-6 lebaran belum menerima surat edaran kenaikan tarif atas atau tuslah.

Salah satu perwakilan bus AKAP di Terminal Rajabasa mengaku masih memberlakukan tarif normal.

“Surat edaran kenaikan tarif dari organda seharusnya sudah diterima H-7 lebaran,” kata Ali Topan kepala perwakilan SAN Group.

Baca Juga:  PT KAI Divre IV Siapkan 307 Personel Keamanan Hadapi Mudik

Menurutnya, tarif untuk bus lintas idealnya di atas Rp200 ratus ribu dan penumpang bus harus penuh.

Pada hari raya Idulfitri 2018 lalu, perusahaan otobusnya menaikkan tarif hingga di kisaran 20 hingga 25 persen untuk bus AKAP layanan AC.(JO)

AKAP Mudik Otobus Terminal Rajabasa

Posting Terkait