Petani Bahuga Pilih Jadi Perajin Bata

Habibi | Fajar Sumatera

BLAMBANGANUMPU– Kojin, petani padi sawah di Bumiagung, Kecamatan Bahuga, Way Kanan, melihat peluang lain pada kemarau panjang, dalam lima bulan terakhir.

Di memutuskan untuk menjadi perajin bata dengan memanfaatkan alat dan air seadanya.

Teriknya mentari saat ini justru membuatnya mampu menghasilkan 1.000 buah bata dalam sehari.

Tentunya, terobosannya ini membuat dia dan keluarganya secara ekononi bisa tercukupi untuk sementara waktu.

“Saya hanya bisa mengingatkan kepada pemerintah untuk lebih mengantisipasi bencanan kekeringan seperti tahun ini,” jelas Kojin, Senin (11/11).

Salah satunya mengaktifkan embung sekaligus perbaikan sumur bor yang vakum sejak tahun 2016 lalu.(HBB)

Perajin Bata Petani Bahuga

Posting Terkait