PGN Klaim Jargas Lebih Murah dari Elpiji. Benarhkah?

BANDARLAMPUNG—PT. Perusahaan Gas Negara Tbk area Lampung mengklaim pemakaian gas bumi melalui sambungan jaringan gas (jargas) lebih murah ketimbang elpiji. Padahal fakta menunjukkan sebaliknya.

Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Provinsi Lampung, Jefri Aldi menuturkan, program jargas rumah tangga yang disusun Pemerintah ini sangat membantu masyarakat Bandarlampung dari berbagai sisi diantaranya adalah Gas Bumi merupakan sumber energi yang ramah lingkungan, lebih mudah serta aman dalam pemanfaatannya, tanpa kekhawatiran.

“Untuk ketersediaannya kapan pun masyarakat ingin menggunakan, serta yang tidak kalah penting adalah lebih murah jika dibandingkan oleh elpiji,” kata dia, Kamis (26/7).

Ia menerangkan jika dibandingkan dengan gas elpiji, gas bumi PGN ini tidak jauh berbeda. Hanya saja gas Elpiji, gas yang dipadatkan sampai menjadi cair sedakan gas bumi PGN, gas yang mengalir saja seperti air dengan biaya yang relatif lebih murah.

Mujian, warga Jalan Amir Hamzah Gang Pemborong Bandar Lampung yang sudah menjadi pelanggan gas bumi mengaku menikmati kemudahan serta murahnya gas bumi PGN. Dalam sebulan ia hanya perlu membayar Rp 19.500 ribu, selama menggunakan gas bumi untuk memasak.

Pelanggan lainnya, Supartoyo warga Jalan Durian I mengatakan, dirinya hanya membayar Rp28.500 untuk pemakaian gas bumi selama 1 bulan.

Sebagai gambaran, harga elpiji 3 kg sesuai HET pemerintah dipatok Rp16.500 per tabung yang dijual di agen utama seperti SPBU. Harga akan meningkat bila masyarakat membeli elpiji 3kg di warung dengan kisaran harga Rp21 ribu – Rp23 ribu per tabung.

Unit Manager Communication & CSR MOR III Pertamina, Dian Hapsari Firasati menghimbau masyarakat untuk membeli langsung elpiji 3 kg di agen resmi Pertamina. Pembelian elpiji selain di agen atau pangkalan resmi Pertamina memiliki sejumlah risiko.

“Yang pertama adalah unsur safety. Misalkan tabung yang sudah pernah dioplos seperti ini, sudah tidak aman terutama di bagian valve (katup) karena pernah dioplos secara paksa,” ujarnya.(*)

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan