Pijat Yati Semarang Bikin Badan Kembali Segar

Lasmiyati, atau biasa disapa Yati Semarang, tengah memijat pelanggannya, Senin (16/4). Ihan Apriyadi

BANDARLAMPUNG—Menjalani rutinitas pekerjaan sehari-hari terkadang membuat tubuh terasa lelah. Biasanya kalau sudah capek namun tetap dipaksakan maka efeknya bisa mudah terserang penyakit.

Untuk memanjakan tubuh yang sudah terlalu letih bekerja, agar bisa kembali segar, pijat refleksi atau bisa juga pijat tradisonal merupakan terapi yang dilakukan pada titik-titik tertentu seperti telapak kaki, punggung dan bagian tubuh lainnya yang dirasa pegal.

Ketika melakukan pijat maka akan ada beberapa manfaat yang bisa dirasakan yaitu dapat membantu dalam meningkatkan metabolisme serta penciptaan energi yang terdapat di dalam tubuh.

Selanjutnya bisa juga memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan fungsi otot dan saraf dalam tubuh. Selain itu juga pijat refleksi mampu melepaskan toksin, Ketika melakukan pijat maka sistem toksisitas yang terdapat di dalam tubuh menjadi lebih baik sehingga dapat menghilangkan berbagai macam racun yang terdapat di dalam tubuh.

Pegal-pegal yang terdapat pada tubuh serta pada bagian kaki dapat disembuhkan dengan melakukan pijat tradisional dengan ahlinya.

Pijat tradisional ini sangat banyak sekali manfaatnya namun untuk melakukan ini harus dilakukan oleh seseorang yang sudah mengerti dan paham akan pijat refleksi atau akan saraf-saraf manusia.

Lasmiyati, atau biasa disapa dengan panggilan Yati Semarang, sejak 25 tahun telah menggeluti praktek pijat tradisonal. Keahliannya memijat tersebut diturunkan dari orang tuanya.

Bagi masyarakat yang ingin pijat tradisional dengan ibu Yati, bisa datang ke alamat praktiknya di Jalan Samratulangi Gang Rapena No. 12, persis samping Kantor PMI Bandarlampung.

Wanita kelahiran Semarang 20 Agustus 1958 ini, tidak hanya melayani pijat untuk orang dewasa, tapi juga bisa memijat bayi dan balita, dan hal itu sering dilakukannya.

“Sudah 25 tahun lebih saya memijat, dan Alhamdulilah pelanggan tidak kecewa. Selain untuk kebugaran, saya juga biasa menangani urut keseleo. Ibu-ibu yang baru melahirkan, masuk angin, wanita yang punya masalah dengan perutnya. Ada juga bayi yang rewel terus, itu juga biasanya kecetit, dan saya sering memijatnya supaya tidak rewel lagi,” ujar Yati, Senin (16/4).

Yati melanjutkan, untuk sekali pijat tradisional, atau perjamnya tidak dipatok harganya, tapi biasanya pelanggan memberikan uang sebesar Rp100-Rp150 ribu per jam.

Bagi masyarakat yang mau pijat tradisional, bisa datang langsung  kerumah, atau hubungi 082179745305, 082373974400. Pijat Tradisional Yati Semarang buka setiap hari.(IH)

672 kali dilihat, 12 kali dilihat hari ini

pijat tradisional di Bandarlampung Pijat Yati Semarang

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan