Pilkada Ulang Tanpa Arinal

BANDAR LAMPUNG – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Lampung dan Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) kembali kepung Kantor Sentra Gakkumdu Bawaslu untuk kedua kalinya, Selasa (10/7/2018). Massa berkeras bahwa diskualifikasi pasangan calon (paslon) Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim (Nunik) dan menggelar ulang pemilihan gubernur dan wakil gubernur tanpa melibatkan paslon nomor urut 3 tak bisa ditawar lagi.

Selain itu, massa juga meminta agar seluruh komisioner Bawaslu Lampung dicopot dan diganti hingga seluruh kecamatan. “Bagaimana mau menciptakan pemimpin yang tidak cacat, panitianya penyelenggaranya saja cacat? Pasti hasilnya cacat!” ucap Koordinator Aksi Massa Ahmad Muslimin, dalam orasinya.

Sementara itu, Koordinator Posko Demokrasi Rismayanti Borthon menegaskan lawan kita bukan Arinal-Nunik, tetapi cukong korporasi bernama PT Sugar Group Company (SGC).

“Pergerakan kita bukan hanya hari ini, tetapi selama masih ada SGC di Lampung, kita akan terus menyuarakan untuk menolak dan mengusir SGC dari tanah yang kita cintai, yakni Lampung kawan-kawan,” ujar Risma dalam orasinya.

Pasalnya, sangat mungkin, kata dia, jika ke depan setiap ada ajang kepala daerah, peran SGC akan muncul kembali dengan mencari kacung baru.

“Ketika hari ini yang menjadi Gubernur-Wakil Gubernur adalah kacung SGC, maka kebijakan pemerintah ke depan akan pro SGC, yang HGUnya habis untuk menjajah Lampung, apa bedanya dengan VOC dulu?” Tegasnya.

Di tempat yang sama, Rachmat Husein DC, selaku koordinator lapangan mengatakan pihaknya akan terus melakukan aksi sampai Bawaslu mengeluarkan keputusan yang berpihak kepada rakyat.

“Hari saya melihat ada poster bergambar Arinal yang lehernya terikat, dan disebelahnya ada Purwanti Lee (Bos SGC) yang memegang uang. Artinya Arinal-Nunik adalah kacungnya SGC yang dengan mudah diatur-atur,” ungkapnya.(*)

3,161 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Pilkada Ulang Tanpa Arinal

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan