Pj Kakam Tanjungkurung Mark Up 5 Proyek DD Rp 300 Juta

Ilustrasi sidang. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Pengadilan Negeri Tipikor Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung, kembali menggelar persidangan tindak pidana korupsi, kali ini seorang PJ Kepala Kampung Di Kabupaten Way Kanan menjadi terdakwa korupsi program Dana Desa, dan dihadirkan sebanyak 2 saksi untuk dimintai keterangannya.

Faisal Kaheri, seorang pejabat sementara Kepala Kampung Tanjungkurung, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan, di sidangkan di ruang cakra, pengadilan Tipikor Tanjung Karang Bandar Lampung, dengan agenda mendengarkan keterangan 2 saksi.

Baca Juga:  Kades Pekondoh Gedung Diduga Korupsi DD

Pria 36 tahun ini disidangkan lantaran karena ulahnya yang menyelewengkan alokasi Dana Desa Kampung Tanjung Kurung, pada tahun anggaran 2016 lalu, ia terbukti telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 300 juta lebih, ia menyelewengkan alokasi dana desa ini dengan cara meninggikan biaya proyek yang dilaksanakan dari yang sebenarnya.

Kedua saksi ini membenarkan bahwa terdakwa melakukan Mark -Up ke beberapa proyek  di antaranya pengerasan Jalan Lapen, pembangunan gorong – gorong, pembangunan tempat pelayanan terpadu, hingga pembelanjaan barang dan jasa atas pakaian dinas yang berupa batik.

Baca Juga:  Inspektorat Pesawaran Telusuri Korupsi DD

Terdakwa Faisal didakwa oleh jaksa, dan diancam pidana sebagaimana terdapat pada pasal 9 UU RI nomor 31 tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001, tentang perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi, junto pasal 55 ayat 1 ke 1, junto pasal 64 ayat 1 KUHP.

Baca Juga:  Kades Tubohan Tuding Sekdes Selewengkan Dana Desa

Sementara sidang lanjutan akan digelar pada minggu depan dengan agenda mendengarkan keterangan 2 warga Kampung Tanjung Kurung. (*)

Korupsi Dana Desa

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan