PLUT Jadi Inkubator Bisnis UKM

Gambar Ilustrasi (Ist)
BANDARLAMPUNG, FS—Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung akan meresmikan program Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) yang diperuntukkan kepada Usaha Kecil Menengah (UKM). Program ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan daya saing UKM.
Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM, Agus Nopitu mengatakan, program yang baru pertama diadakan oleh Dinas Koperasi Lampung dan bersifat bantuan kepada UKM ini, akan diresmikan pada April 2017 di Gedung PLUT PKOR Way Halim Bandarlampung.
“PLUT akan launching tahun ini di April. Gedungnya sudah ada kita masih proses pengadaan perlengkapannya dulu, kita akan mengundang kementeriannya. PLUT ini diharapkan sebagai tempat inkubator bisnis bagi para UKM untuk mengembangkan usahanya,” katanya Agus, Minggu (19/3).
Dalam launching program PLUT April mendatang, Dinas Koperasi mengusung tema Kampung Digital Marketing Berbasis Information and Technology (IT). Program ini sebagai upaya permerintah dalam membantu dan mempermudah UKM dalam melakukan penjualan/pemasaran produknya.
“Tema Kampung digital marketing berbasis IT. Diharapkan UKM ini dapat memanfaaatkan teknologi sebagai ajang atau sarana melakukan bisnis. Nanti kita kerjasama dengan BUMN, namanya Rumah Kreatif BUMN (RKB), kegiatan ini supaya lebih menghidupkan,” terang Agus.
Dalam memperlancar program ini, nantinya para UKM akan mengikuti pelatihan untuk mengelola wibsitenya, para ahli IT sudah membuatkan semua programnya, untuk mempermudah UMK memajang foto produk-produknya masing-masing.
“Nanti akan ada pelatihan bagi UKM untuk mengelola wibsitenya, para IT nya sudah membuatkan programnya, itu tinggal memudahkan bagi UKM menjual produk-produknya, mereka tinggal pajang, langsung ke online,” katanya.
Agus berharap, program PLUT ini menjadi program unggulan atau ikon bagi Dinas Koperasi Lampung.  Pasalnya dengan adanya program ini, dapat mempermudah strategi pemasaran bagi UMK di luar-luar kota yang masih sulit terjangkau.
“Di dalam PLUT itu ada gallerinya, jadi mereka yang dari kota ke kota bisa taruh produk-produknya, dan nanti kalau ada tamu-tamu dari luar daerah, sebelum pulang kita mampirkan dulu ke gedung itu. Rencannya itu tempat pusat kerajinan khas Lampung, mungkin juga harganya terjangkau, etalasenya ada nanti gallerinya taruh disana juga, yang onlinenya juga ada,” terangnya.(ZN)

128 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Berita Terkait

Leave a Comment