Polda Lampung Ambil Alih Kasus M. Hazizi

Ilustrasi (ist) 

BANDARLAMPUNG,FS – Tersangka dugaan penipuan proyek senilai 3,5 Miliar yang melibatkan anggota DPRD Lampung dari Partai Amanat Nasional (PAN) M.Hazizi terancam di Bui.

Pasalnya laporan kasus tersebut saat ini ditarik dari Polresta Bandar Lampung ke Direktorat Kriminal Umum Polda Lampung guna penyidikan lebih lanjut.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Lampung Komisaris Besar Polisi Heri Sumarji mengungkapkan, pihaknya mengambil alih kasus M.Hazizi. Untuk itu, dalam kasus yang diduga berkaitan dengan setoran proyek Rp 515juta itu akan dituntaskan Polda.

“Iya laporannya kita tarik ke Polda dan kalau memang cukup bukti dengan statusnya sekarang maka akan kita tahan juga sama seperti kasus di Tulang Bawang Barat,” ujar Kombespol Heri Sumarji, Senin (20/3)

Selanjutnya, sambung Heri, penyidik akan menjadwalkan memanggil adik Ketua MPR RI Zulkifli Hasan itu untuk dimintai diperiksa dalam kapasitas sebagai tersangka di Mapolda Lampung.

“Mengenai rencana pemanggilanya sedang kita jadwalkan dalam waktu dekat,” sambung dia

Pada saat pendidikan di Polresta Bandar Lampung Hazizi tidak pernah hadir dalam panggilan penyidik. Berdasarkan catatan Fajar Sumatera, penyidik sudah tiga kali melayangkan surat panggilan terhadap Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Lampung itu namun tidak satupun surat panggilan penyidik diindahkannya.

Untuk diketahui M. Hazizi merupakan anggota DPRD Lampung dari Fraksi PAN yang dilaporkan ke Polresta karena diduga melakukan penipuan terhadap almarhum Syahruddin seorang kontraktor.

Dalam prosesnya modus Hazizi menjanjikan proyek infrastruktur di Kabupaten Lampung Selatan senilai Rp 3,5 miliar. Kemudian untuk mendapatkan proyek tersebut ia minta uang setoran senilai Rp 515 juta.(TM)

406 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Berita Terkait

Leave a Comment