Polda Lampung Cokok Dua Pasutri Pengedar Narkoba

Ilustrasi Narkoba.

BANDARLAMPUNG – SUBDIT III Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung berhasil mengamankan dua pasangan suami-istri (Pasutri) yang bekerja sebagai pengedar sabu-sabu.

Dari dua Pasutri tersebut diamankan dari dua tempat berbeda, yang pertama Ryan Hidayat (37) dan Astrina (39) yang ditangkap di kontrakannya di Jalan Pulau Singkep,  Kecamatan Sukabumi, Bandarlampung (Balam).

Serta Hendrik (36) dan Nyimas (23) ditangkap di Jalan Raya Suban, Kecamatan Panjang, Balam.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Pengedar Narkoba di Pekanbaru, 3,9 Kg Sabu Disita

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Kombes Pol Shobarmen mengatakan kedua pasutri tersebut dinyatakan sebagai pengedar narkoba  dan sudah sangat meresahkan masyarakat.

“Dua Pasutri itu memang berprofesi sebagai pengedar narkoba, dan itulah pekerjaan keduanya untuk kehidupan sehari-hari, ” terang Kombes Pol Shobarmen, Kamis (22/3).

Lebih lanjut Dirres Narkoba menjelaskan, dari pasangan Ryan petugas berhasil mengamankan 625 gram sabu-sabu. Sedangkan dari tersangka  Hendrik polisi mengamankan sebanyak 2 gram.

Baca Juga:  Tahun 2017 Polri Tembak Mati 55 Pelaku Narkoba, Polda Lampung Urutan Ketiga

“Kalau Ryan punya sabu – sabu satu kilogram sudah laku 400 gram,  dari 625 gram sudah dibagi menjadi 6, masing masing 100 gram siap edar. Kalau Hendrik dipastikan bandar karena di rumahnya ada timbangan dan plastik, ” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi barang tersebut didapatkan dari mana,  Shobarmen mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan. “Jaringan belum bisa disampaikan tapi sedang di lacak, semoga dalam waktu dekat kita tangkap,” ujar dia.

Baca Juga:  Polres Mesuji Laporkan Anggotanya ke Polda Lampung

Menurutnya,  narkoba tersebut diedarkan di wilayah Balam, dan pemesanan barang haram tersebut melalui ponsel.  “Mereka sudah lama menjadi bandar narkoba,  dan menjadi pekerjaan mereka. Cara kerjanya melalui telpone lalu di ambil barang tersebut, ” imbuhnya.

Sementara, Hendrik mengaku menjual barang tersebut sejak 10 bulan yang lalu.  “Nggak ada pekerjaan jadi jual sabu untuk makan, ” kata Hendrik. (RM)

Pengedar Narkoba Polda Lampung

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan