Polda Lampung Terima Aduan Sangkaan Tipu Gelap Diduga Libatkan ASN PU-PR Lamsel

Polda Lampung Terima Aduan Sangkaan Tipu Gelap Diduga Libatkan ASN PU-PR Lamsel

Ilustrasi.

Fajar Sumatera – Tepat pada Senin lalu, 26 Oktober 2020, seseorang membuat laporan aduan masyarakat ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu [SPKT] pada Polda Lampung.

Materi aduan ini tercantum dalam dokumen yang diperoleh Fajar Sumatera, Rabu malam, 13 Januari 2021.

Dokumen ini memuat informasi dan keterangan yang menyatakan bahwa laporan tersebut telah diterima pihak kepolisian. Aduan ini tercantum di dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi [STTLP] Nomor: STTLP/B-1699/X/2020/LPG/SPKT.

Diterakan kemudian bahwa petugas kepolisian pada kantor tersebut menerangkan dengan sebenarnya bahwa pada hari ini tanggal 26 Oktober 2020 pukul 10.10 WIB, telah datang ke SPKT seorang laki-laki mengaku bernama RBS.

Baca Juga:  Soal OTT Oknum ASN Lampung Timur, LBH: Perkara Tipikor Harus Terbuka Pada Publik

Dijelaskan pria ini telah melaporkan tentang peristiwa Pidana UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 378 atau Pasal 372 pada tanggal 09 Oktober 2019 di Jalan Haji Komarudin Perumahan Glora Persada, Rajabasa Raya, Kota Bandar Lampung.

Pelapor melaporkan seorang bernama RZ. Sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B-1699/X/2020/LPG/SPKT tanggal 26 Oktober 2020.

Dari yang diamati Fajar Sumatera, dokumen surat dengan logo Polri ini, telah dibubuhi tanda tangan baik dari pelapor dan petugas kepolisian yang menerima laporan tersebut.

Informasi yang diterima Fajar Sumatera, dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan sebagaimana yang dicantumkan pada pasal di laporan tersebut berkenaan dengan sejumlah uang berkisar Rp1 miliar lebih.

Baca Juga:  Polda Lampung Ringkus 3 Anggota Pembunuh Bayaran

Dugaan tindak pidana ini juga diduga melibatkan oknum ASN yang bertugas pada Dinas PU-PR Lampung Selatan [Lamsel]. Ada dua orang oknum ASN yang disebut-sebut diduga terlibat di dalamnya, yang salah satunya bernama RZ; dan T.

Selain itu ada juga dua orang yang diduga terlibat dan disebut sebagai orang kepercayaan pejabat elite pada Pemda Lampung Selatan berinisial FDS; dan EDW.

Fajar Sumatera, berhasil mendapatkan kontak pelapor. Kepada Fajar Sumatera, Kamis siang, 14 Januari 2021, ia mengaminkan apa yang tertuang di dalam laporan polisi tersebut.

Baca Juga:  Polda Lampung Tangkap Begal di Persembunyiannya

Sepanjang yang ia jelaskan, persoalan ini memang sudah terjadi beberapa waktu lalu. “Sepanjang uang itu kembali, saya tidak mempersoalkannya. Dan sejauh ini para pihak sudah menjalani pemeriksaan,” tutur dia via sambungan telepon.

Fajar Sumatera sedianya sudah melakukan upaya klarifikasi ke pejabat teras di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung. Hingga Jumat, 15 Januari 2021, Fajar Sumatera belum menerima respons. Sesuai dengan pedoman media siber, produk pers lanjutan dari materi ini akan di-up-date setelahnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Laporan Polisi Polda Lampung

Posting Terkait